31 HEME : Health and Medical Journal pISSN : 2685 2772 eISSN : 2685 404x Available Online at : https://jurnal.unbrah.ac.id/index.php/heme/issue/view/48 Email : heme@unbrah.ac.id Efek Pemberian Kalsium dan Berjemur Terhadap Kadar D-Dimer pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Sumatera Barat Yulia, D. 1 , Rikarni 2 , Nasrul, E. 3 1 Clinical pathology, Medical Faculty, Universitas Andalas, Padang, Indonesia. 2 Clinical pathology, RSUP DR M Djamil, Padang, Indonesia 3 Clinical pathology, Medical Faculty, Universitas Andalas, Padang, Indonesia. Abstrak Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berjemur dan pemberian tablet kalsium terhadap kadar D-dimer pada penderita Diabetes Mellitus tipe 2 yang terkontrol. Berjemur adalah memanfaatkan sarana alam sinar matahari yang tersedia sesuai standar operasional waktu yang terukur, dan pemberian tablet Kalsium 500 mg tiap hari dapat menurunkan kadar D-dimer yang berisiko terjadinya obstruksi pada pembuluh darah dan berpotensi munculnya kerusakan endotel pembuluh darah. Dengan menggunakan faktor alam terapi berjemur dapat membantu memperbaiki penyakit dan merencanakan terapi. Metode: Rancangan penelitian ini adalah studi kohort prospektif dengan jumlah sampel sebanyak 20 data pasien yang terdiagnosis sebagai penderita Diabetes Mellitus tipe 2 di RSUD Prof Dr. Ali Hanafiah SM Batusangkar selama periode 2019-2020. Data yang dianalisis adalah kadar D-dimer sebelum dilakukan perlakuan berjemur dengan waktu yang terukur, serta pemberian tablet kalsium sebagai suplemen yang dapat mempengaruhi proses koagulasi dalam pembuluh darah. Kasus Diabetes mellitus tipe 2 dipilih kasus Diabetes yang terkontrol dengan pemeriksaan HBA1c dibawah 6.5%. Selajutnya, setelah dilakukan proses berjemur dan pemberian suplemen Kalsium selama 1 bulan, dilakukan kembali pemeriksaan D-dimer. Analisis data penelitian dilakukan pada derajat kepercayaan 95% CI (α=0.05), apabila hasil yang didapatkan diperoleh nilai p<0.05 maka terdapat hubungan yang bermakna. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan program SPSS 25. Hasil: Dua puluh pasien Diabetes Mellitus tipe 2 dilakukan pemerisaan D-dimer didapatkan rerata d-dimer 582 ±806 ng/mL. Selanjutnya dilakukan perlakuan berjemur sesuai protokol berjemur selama 30 hari dan pemberian suplemen tablet kalsium 500 mg, setelah itu dilakukan kembali pemeriksaan kadar D-dimer, didapatkan rerata d-dimer 401 ±390 ng/mL Terdapat kecenderungan penurunan kadar D-dimer setelah perlakuan berjemur dan pemberian tablet kalsium dengan hubungan yang bermakna antara kadar D-dimer sebelum dan sesudah perlakuan berjemur dan pemberian tablet kalsium pada penderita Diabetes Mellitus tipe 2. Simpulan: Pada penelitian ini ditemukan penurunan kadar D-dimer pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 setelah dilakukan perlakuan berjemur dan pemberian tablet kalsium. Namun, tidak diketahui apakah peran kombinasi berjemur dengan pemberian tablet kalsium atau ada peran dari masing masing variabel. Kata Kunci: Kadar D-Dimer; berjemur; Tablet Kalsium; Diabetes Mellitus tipe 2 Abstract Objective: This study aims to analyze the effect of sunbathing and the administration of calcium tablets on D- dimer levels in people with controlled type 2 diabetes mellitus. Sunbathing is utilizing the natural means of sunlight available according to measurable operational standards of time, and the administration of Calcium tablets 500 mg daily can reduce D-dimer levels that are at risk of obstruction in blood vessels and potential for endothelial damage of blood vessels. Using natural factors sunbathing therapy can help improve disease and plan therapy. Methods: This study design is a prospective cohort study with a sample number of 20 patient data diagnosed as type 2 diabetes mellitus at Prof. Dr. Ali Hanafiah SM Batusangkar hospital during the period 2019-2020. The data analyzed were D-dimer levels before the sunbathing treatment with a measurable time, as