AGRITECH, Vol. 36, No. 4, November 2016 369 Pengaruh Penyimpanan Atmosfer Termodifkasi (Modifed Atmosphere Storage/ MAS) terhadap Karakteristik Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) The Effect of Storage Using Modifed Atmosphere Storage (MAS) for the Characterization of Oyster Mushrooms (Pleurotus ostreatus) Bambang Susilo, Dyah Ayu Agustiningrum, Dina Wahyu Indriani Jurusan Keteknikan Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang 65145, Indonesia Email: dina_awam@yahoo.com, bmsusilo@gmail.com Submisi: 20 April 2015; Penerimaan: 19 November 2015 ABSTRAK Teknologi penyimpanan saat ini berkembang cukup pesat. Hal ini dikarenakan penyimpanan yang optimal akan meningkatkan nilai dari bahan yang disimpan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk hal tersebut yaitu penyimpanan menggunakan metode atmosfer termodifkasi (Modifed Atmosphere Storage/MAS). Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu komoditas sayuran yang bersifat mudah rusak, hal ini membuat jenis jamur ini memiliki umur simpan yang terbilang singkat. Oleh karena itu, penanganan pasca panen yang tepat pun dibutuhkan agar kualitas jamur tiram dapat dipertahankan sehingga umur simpannya juga lebih lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penggunaan teknologi penyimpanan dengan MAS terhadap karakteristik jamur tiram putih. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Laboratorium Teknik Prosesing Hasil Pertanian, Jurusan Keteknikan Pertanian, Universitas Brawijaya, menunjukkan bahwa penyimpanan dengan atmosfer termodifkasi dapat mempengaruhi laju respirasi dan lama simpan komoditas jamur tiram putih. Hasil pengamatan pada tiap parameter (laju respirasi dan lama penyimpanan) dapat diketahui bahwa lama simpan jamur tiram putih pada kondisi normal adalah 1 hari. Sedangkan pada kondisi penyimpanan menggunakan metode atmosfer termodifkasi jamur tiram putih dapat bertahan selama 3 hari pada perlakuan A (21 % O 2 ) dan B (12,4 – 12,5 % O 2 ), dan bertahan selam 4 hari pada perlakuan C (9,2 – 9,3 % O 2 ), D (5,9 – 6,1 % O 2 ), dan E (3,5 – 3,7 % O 2 ). Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan penyimpanan MAS pada konsentrasi O 2 yang rendah maka umur simpan jamur akan semakin lama. Kata kunci: Karakteristik; penyimpanan atmosfer termodifkasi (MAS); jamur tiram ABSTRACT The food storing technology is growing fast. Since the optimal storage could increase the value of the material being stored. A proposed solution to overcome counter this issue is the use of modifed atmosphere storage (MAS) technology. White oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) is one of vegetables that is highly perishable that makes this mushroom has a short shelf life. Therefore, appropriate postharvest handling is needed to maintain the quality of oyster mushrooms by expanding its shelf life. The aims of this research were to assess the effect of the use of MAS technology and to characterize the white oyster mushroom. Based on the research conducted at the Laboratory of Agricultural Processing and Postharvest Engineering, Department of Agricultural Engineering, Brawijaya University showed that the modifed atmosphere storage of white oyster mushroom affected the respiration rate and shelf life of the studied commodities. On the basis of the observations on each parameter (respiration rate and storage time), the normal storage time for white oyster mushrooms is 1 day. While iby applying MAS, the white oyster mushrooms could last for 3 days using treatment A (21 % O 2 ) and B (12,4 – 12,5 % O 2 ), and could last for 4 days using treatment C (9,2 AGRITECH, Vol. 36, No. 4, November 2016, Hal. 369-378 DOI: http://dx.doi.org/10.22146/agritech.16758 ISSN 0216-0455 (Print), ISSN 2527-3825 (Online) Tersedia online di https://jurnal.ugm.ac.id/agritech/ brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by agriTECH