SINTEK JURNAL, Vol. 12 No. 2, Desember 2018 p-ISSN: 2088-9038, e-ISSN: 2549-9645 60 SINTESIS FASA ɣ-Co PADA PADUAN Co26Cr6Mo0.18N DENGAN KOMBINASI METODE HOMOGENISASI 1200 o C DAN HOT ROLLING SERTA TRANSFORMASI STRUKTUR KRISTALNYA I Nyoman G. P. Astawa 1 , Ibrahim Purawiardi 2,* , Fendy Rokhmanto 3 , Ika Kartika 4 1,2,3,4 Pusat Penelitian Metalurgi dan Material, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Kawasan PUSPIPTEK Gd. 470, Tangerang Selatan 15314, Propinsi Banten, Indonesia *E-mail: ibrahimpurawiardi@gmail.com Diterima: 06-08-2018 Direvisi: 03-10-2018 Disetujui: 01-12-2018 ABSTRAK Paduan Co-Cr-Mo merupakan material yang banyak digunakan sebagai bioimplan di bidang medis karena ketahanan korosi dan sifat mekaniknya. Secara struktur, paduan Co-Cr-Mo yang direkomendasikan untuk aplikasi medis berupa fasa ɣ-Co yang berstruktur FCC. Dalam pembuatannya seringkali fasa metastabil Co7Mo6 muncul. Munculnya fasa Co7Mo6 ini akan menurunkan komposisi dari fasa ɣ-Co. Studi ini bertujuan untuk mensintesis fasa ɣ-Co tanpa diikuti munculnya fasa Co7Mo6 menggunakan kombinasi homogenisasi 1200 o C dan hot rolling yang dilanjutkan dengan pendinginan. Paduan yang digunakan adalah ingot Co26Cr6Mo0.18N. Pendinginan dilakukan dengan tiga variasi yaitu menggunakan air dingin, air dan udara. Transformasi struktur kristal dari kubik primitif menjadi FCC terjadi saat pendinginan menggunakan air dan udara yang berarti fasa ɣ- Co berhasil terbentuk dengan pendinginan menggunakan air dan udara. Namun, pada hasil pendinginan dengan air, fasa Co7Mo6 masih terbentuk, sedangkan pada hasil pendinginan dengan udara tidak terbentuk lagi. Secara struktur, hasil pendinginan dengan udara menghasilkan fasa ɣ-Co yang paling stabil dibandingkan dengan pendinginan air dan air dingin. Kekurangan yang ada setelah pendinginan dengan udara adalah munculnya fasa ɛ-Co yang bersifat getas yang merupakan dislokasi parsial akibat proses hot rolling. Kata kunci: Paduan Co-Cr-Mo, ingot Co26Cr6Mo0.18N, ɣ-Co, homogenisasi, hot rolling. ABSTRACT Co-Cr-Mo alloy is a material that widely used for bioimplant in the medical field due to its corrosion resistance and mechanical properties. Structurally, recommended Co-Cr-Mo alloys for medical applications are ɣ-Co phase which has an FCC structure. But, Co7Mo6 metastable phase often occurs after its synthesis. The formation of Co7Mo6 phase will decrease the composition of ɣ-Co phase. This study aimed to synthesize ɣ-Co phase without following the appearance of Co7Mo6 phase using a combination of 1200 o C homogenization and hot rolling followed by cooling treatment. The alloy used was Co26Cr6Mo0.18N ingot. Cooling treatments were done using the variation of cold water, water and air. The transformation of the crystal structure from the primitive cubic to the FCC occurs during water and air cooling treatments which means that ɣ-Co phase is successfully formed by those cooling treatments. However, Co7Mo6 phase is still formed on the water cooling treatment while none of Co7Mo6 occurred on the air cooling treatment. Structurally, air cooling treatment produces most stable ɣ-Co phase than the others. However, brittle ɛ-Co phase as a partial dislocation is formed after air cooling treatment due to imperfection of hot rolling treatment. Keywords: Co-Cr-Mo alloy, Co26Cr6Mo0.18N ingot, ɣ-Co, homogenization, hot rolling. SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin ISSN: 2088-9038, e-ISSN: 2549-9645 Homepage: http://jurnal.umj.ac.id/index.php/sintek CORE Metadata, citation and similar papers at core.ac.uk Provided by JURNAL MESIN TEKNOLOGI