ECOTROPHIC 3 (1) : 35 - 40 ISSN: 1907-5626 35 STUDI DAMPAK PERKEMBANGAN PEMBENIHAN IKAN LAUT TERHADAP PENURUNAN KUALITAS LINGKUNGAN DI KECAMATAN GEROKGAK KABUPATEN BULELENG 1Suko Ismi 1) , I Wayan Arthana 2) dan I W. Budiarsa Suyasa 3) 1) Balai Besar Riset Perikanan Budidaya Laut, Gondol, Bali 2) Program Magister Ilmu Lingkungan Udayana 3) Jurusan Kimia FMIPA Udayana ABSTRAK Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pembenihan ikan laut terhadap penurunan kualitas lingkungan di Kecamatan Gerokgak, Sampel diambil dar air sumur 17 stasiun dan air laut 8 stasiun dengan 2 stasiun yang berasal dari air buangan kegiatan pembenihan parameter kualitas air yang diukur meliputi aspek fisika, kimia dan mikrobiologi air sumur dan air laut. Hasil analisa untuk air sumur dibandingkan dengan baku mutu air kelas satu dan untuk air laut dibandingkan dengan baku mutu air untuk kehidupan biota laut. Tingkat pencemaran air laut dihitung melalui indeks deversitas dan skor terpadu, sedangkan untuk mengetahui kemiripan karakteritik fisika dan kimia air antar stasiun dilakukan analisis cluster. Beberapa parameter air sumur telah melewati baku mutu yaitu: salinitas, BOD 5 , nitrit, phospat, besi, mangan, tembaga, seng, kobalt, kadmium, dan kandungan bakteri coliform tinja. Analisis cluster air sumur jika dikelompokkan menjadi 3, maka yang pertama stasiun 2, 4, 5, 8 sampai 17 dimana stasiun 2, 4 dan 5 letak sumur dekat dengan pembenihan tetapi mempunyai kemiripan karakteristik fisika dan kimia dengan stasiun 8-17 yaitu sumur yang letaknya jauh dengan pembenihan, kelompok ke dua stasiun 3, 6 dan 7 yang letaknya dekat dengan pembenihan dan kelompok ke tiga adalah hanya stasiun 1 yang letaknya dekat dengan pembenihan. Kedekatan antar stasiun dalam satu kelompok dikarenakan kemiripan karakteristiknya, walaupun jarak sumur dari pembenihan tidak sama. Parameter air laut yang telah melewati baku mutu adalah nitrat dan phospat, diketemukan 21 genus plankton dari 6 phylum dengan komposisi 61% Bacillariophyta, 5% Cyanophyta; 10% Protozoa; 5% Ctenophora, 14% Arthropoda dan 5% Mollusca. Indeks keanekaragaman (H’) 0,078 – 1,968 berarti tercemar sedang hingga berat, nilai indeks keseragaman (E) 0,033 – 0,473 berarti keseragaman rendah hingga sedang dan nilai indeks dominasi (C) 0,167 - 0,974 yang berarti dominasi parsial plankton rendah hingga tinggi. Kualitas air terpadu skor rata-rata 4,63 - 6,25 berarti tercemar sedang hingga berat. Hasil uji cluster air laut dan air pembuangan jika dikelompokkan menjadi 3, yang pertama stasiun 1 sampai 5 yang terletak di pinggir laut stasiun ini menerima langsung hasil air buangan., sehingga mempunyai karakteristik berbeda dengan stasiun 6, 7 dan 8 yang merupakan kelompok ke dua yang letaknya jauh dari pantai , kemudian kelompok ke tiga yaitu stasiun B1 dan B2 yang merupakan air pembuangan. Kata kunci : Penurunan kualitas lingkungan, pembenihan ikan, air sumur dan laut ABSTRACT The purpose of this research is to investigate influence of marine fish hatchery to degradation environmental quality in Gerokgak District, measurement was done through physical, chemical and microbiologycal analysis.The sample was taken from 17 stations well water, and 8 stations sea water with 2 stations coming from water discard marine fish hatchery of Gondol Orchard. Data analysis of wells water to campare with water quality standart category I and sea water comparing with the live for animal sea water according to Regulation of The Governor Bali No. 8 Year 2007. Sea water pollutan level was counted through index of diversity and integrated score, to know the resemblance physical and chemical caracteristic among station was analysis by cluster. Result of the research indicates that some parameters of wells water have passed standart water quality namely : Salinity, BOD 5 , nitrit, phospat, iron , mangan, copper, zink, cobalt, cadmium, dan bacteria coliform feces content. Cluster analysis wells water if we classify into 3 groups namely first group station 2, 4, 5, 8 until 17, the location of wells 2, 4 and 5 near for hatcheries but have resemblance caracteristic with wells far for hatcheries that is station 8-17. Second group station 3, 6 and 7 have location near hatcheries and third group station 1 only near hatcheries location. Nearness between station on one group caused resemblace caracteristic, although different wells distance. Parameters sea water have passed standart water quality namely : nitrat and phospat. Can be found 21 genus plankton from 6 phylum with composition 61% Bacillariophyta, 5% Cyanophyta, 10% Protozoa, 5% Ctenophora, 14% Arthropoda. Index diversity (H’) 0.078 – 1.968 it indicates about medium to high pollution, index uniformities (E) 0,033 – 0,473 its means that uniformities low to medium, index domination (C) 0,167 – 0,974 it’s meaning have domination partial of plankton a low until high.