Jurnal Agrium 15(2), September 2018. Hlm. 66-69 ISSN 1829-9288 1 Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jambi 66 Respons Morfologi Beberapa Genotipe Kedelai (Glycine max (L.) Merril) Hasil Persilangan Varitas Toleran Dan Peka Pada Naungan Nerty Soverda dan Yulia Alia 1 . Email: nsoverda@yahoo.com ABSTRAK Untuk meningkatkan produksi kedelai yang ditanam sebagai tanaman sela, diperlukan perhatian ke arah pengembangan varietas kedelai yang toleran terhadap naungan dan berproduksi tinggi. Untuk pembentukan varietas tersebut diperlukan informasi tentang mekanisme toleransi, karakter-karakter fisiologi dan morfologi sebagai karakter penciri toleransi terhadap naungan. Berdasarkan kenyataan diatas maka perlu dilakukan studi dan perbaikan sumber daya genetik untuk perakitan varietas kedelai toleran terhadap naungan guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan tegakan di Indonesia umumnya dan di Provinsi Jambi khususnya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu genotype yang terdiri dari: G 0: Varietas Dena-1, G 1 : MDL-01, G 2: MDL-02, G 3 : MDL-03 dan G 4: MDL-04. Penanaman dilakukan dibawah naungan paranet 50%. Variabel yang diamati adalah pertumbuhan, hasil dan karakter morfologi penciri toleransi terhadap naungan. Dari penelitian ini didapat bahwa Genotipe MDL-02 memiliki karakter jumlah cabang primer, jumlah polong per tanaman, jumlah polong berisi per tanaman, tebal daun lebih tinggi dibandingkan dengan Varietas Dena. Naungan, genotipe-genotipe kedelai, varietas, toleransi tanaman ABSTRACT The development of soybean varieties which is shade tolerant and high in production need to be considered to increase soybean production as intercrops. Thererefore, information on the tolerance mechanism and characteristics of physiology and morphology as the character of this plant tolerance is needed. Based on these facts, it is necessary to study and improve genetic resources for the assembly of shade tolerant soybean varieties in order to optimize the use of land in Indonesia in general and in Jambi Province in particular. This study was carried out using a Randomized Block Design (RBD) with one factor: genotype consisting of G0 (Dena-1 variety), G1(MDL-01), G2(MDL-02), G3(MDL-03) and G4(MDL-04). The plantation was carried out in 50% paranet shade. The variables observed were growth, yield and morphological characteristics of shade tolerance. The results showed that Genotype MDL-02 has the character of the number of primary branches, number of pods per plant, number of filled pods per plant, leaf thickness was higher than Dena variety. Keywords: Shade, soybean genotypes, variety, plant tolerance Pendahuluan Kedelai (Glycine max (L.) Merril) merupakan satu di antara jenis tanaman palawija penting sebagai sumber protein nabati. Manfaat kedelai bagi kesehatan dapat