59 UEJ UNM Environmental Journals Volume 1 Nomor 1 April 2018 Hal. 59 66 p-ISSN: 2598-6090 dan e-ISSN: 2599-2902 Gambaran Pelaksanaan Program Adiwiyata di SD Pertiwi Kota Makassar Jusman, Muhammad Ardi, Bakhrani Rauf PKLH PPS Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia anjusoppeng@gmail.com ABSTRACT. Pelestarian lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda lagi dan bukan hanya tanggung jawab negara saja, melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi. Upaya pemerintah untuk mewujudkan kehidupan adil dan makmur bagi rakyatnya, harus disertai dengan tindakan pencegahan kerusakan lingkungan. Berbagai program pembangunan berkelanjutan dilakukan sebagai bagian perlindungan kualitas lingkungan. Salah satu program pembangunan berkelanjutan di bidang lingkungan, adalah pendidikan lingkungan hidup yang dimulai pada tingkat SD, SMP, SMA/SMK. Artikel ini membahas gambaran pelaksanaan program Adiwiyata. Program adiwiyata yaitu sekolah yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya, yang meliputi sekolah bersih, sehat, indah serta lingkungan berwawasan global yang mengharapkan semua orang ataupun warga sekolah dapat sadar akan betapa pentingnya lingkungan sekitar. Maka dari itu sekolah yang menjalankan program adiwiyata memiliki kebijakan pengintegrasi pendidikan lingkungan hidup, seperti pada sekolah dasar pertiwi di kota makassar yang menjadi penelitian ini. Keywords: pendidikan, lingkungan hidup, program adiwiyata,, sekolah PENDAHULUAN Pelestarian lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda lagi dan bukan hanya tanggung jawab negara saja, melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi. Setiap manusia harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitarnya sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Sekecil apa pun usaha yang dilakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu dikemudian hari (Muhammad, 2015). Upaya pemerintah untuk mewujudkan kehidupan adil dan makmur bagi rakyatnya, harus disertai dengan tindakan pencegahan kerusakan lingkungan. Berbagai program pembangunan berkelanjutan dilakukan sebagai bagian perlindungan kualitas lingkungan. Salah satu program pembangunan berkelanjutan di bidang lingkungan, adalah pendidikan lingkungan hidup yang dimulai pada tingkat SD, SMP, SMA/SMK. Pendidikan lingkungan tidak hanya memberikan pengetahuan tentang lingkungan tetapi juga meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan dan kepeduliannya dengan kondisi lingkungan (Hamzah, 2013). Melalui pendidikan lingkungan individu akan dapat memahami pentingnya lingkungan, dan bagaimana keterkaitan lingkungan dengan masalah ekonomi, sosial, budaya serta pembangunan. Oleh karena, jika pembangunan dipahami sebagai usaha sadar untuk membentuk sikap dan perilaku manusia, maka pendidikan lingkungan harus dipahami sebagai upaya untuk membawa individu ke arah perubahan gaya hidup dan perilaku yang ramah lingkungan. Pendidikan lingkungan diarahkan untuk mengembangkan pemahaman dan motivasi serta keterampilan yang diwarnai dengan kepedulian terhadap penggunaan dan konservasi sumber daya alam secara wajar (Pertiwi, 2015). Salah satu kebijakan pendidikan lingkungan di Indonesia adalah Program adiwiyata yang merupakan amanah UU No.23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, tepat pasal 65 butir 2, setiap orang berhak mendapatkan pendidikan lingkungan hidup, akses informasi, akses partisipasi, dan akses keadilan dalam memenuhi hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Tindak lanjut dari UU No.32 Tahun 2009 adalah Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 02 Tahun 2009 tentang pedoman pelaksanaan program adiwiyata, dan diperbaharui dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 05 Tahun 2013 tentang pedoman pelaksanaan program adiwiyata. Program adiwiyata diharapkan dapat mengubah pola pikir siswa terhadap pentingnya keseimbangan lingkungan, sehingga siswa akan © 2018 UEJ Program Studi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Universitas Negeri Makassar. Ini adalah artikel dengan akses terbuka dibawah Licensi CC BY-NC-4.0 (http:/creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0)