Joko Winarno dan Rusdiyantoro : Rancang Bangun Mesin Irat Bambu Untuk Pembuatan Jeruji Sangkar Burung Dan Tusuk Sate Jurnal Teknik WAKTU Volume 14 Nomor 01 Januari 2016 ISSN : 1412-1867 35 RANCANG BANGUN MESIN IRAT BAMBU UNTUK PEMBUATAN JERUJI SANGKAR BURUNG DAN TUSUK SATE Joko Winarno 1) , dan Rusdiyantoro 2) 1) dan 2) Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Email: ejouko@yahoo.co.id Abstrak Pembuatan jeruji sangkar burung secara manual sangat tidak efektif dan efisien karena membutuhkan waktu yang lama dan presisi yang rendah serta keseragaman ukuran tidak akurat. Metode yang digunakan saat penelitian adalah quality function development dimana metode tersebut digunakan untuk menentukan desain serta spesifikasi mesin yang sesuai dengan keinginan atau permintaan konsumen guna mendapatkan hasil yang sesuai keinginan konsumen. Teknik analisa penelitian ini menggunakan independent sampel t-test comperative dengan menggunakan aplikasi SPSS pada komputer. Metode independen sample t-test adalah metode atau prosedur yang digunakan untuk membandingkan rata-rata dua variabel dalam satu grup, artinya ini berguna untuk melakukan pengujian terhadap dua sampel yang berpasangan. Berdasarkan hasil uji independent sampel t-test comperative bahwa ad perubahan yang menonjol pada waktu penyerutan antara penyerutan secara manual dengan menggunakan mesin penyerut otomatis. Probabilitas (sig) 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak, atau rata-rata hasil waktu dalam penyerutan bambu secara manual dengan secara otomatis berbeda signifikan. Artinya hasil waktu penyerutan secara manual lebih lama dibandingkan dengan waktu menggunakan otomatis. Dalam pengujian penyerutan bambu dengan panjang 60 cm secara manual rata-rata waktu terhitung 344.1 detik sedangkan menggunakan mesin irat bambu rata-rata waktu terhitung 233.3 detik. Mesin irat bambu ini perlu di kembangkan lagi sesuai dengan perkembangan di era modern ini. Kata kunci : Rancang Bangun Mesin Irat Bambu, Tusuk Sate, Jeruji Sangkar Burung, Perbandingan Waktu. Abstract Making the bird cage bars manually is not very effective and efficient because it takes a long time and low precision and uniformity of size is not accurate. The method is used when the study is quality function development where such methods are used to determine the design and specifications of the machine in accordance with the wishes or demands of consumers in order to get results that match the wishes of consumers. This research analize technique using independent sample t-test using SPSS application comperative on the computer. Methods independent sample t-test is a method or procedure used to compare the average of two variables in the group, meaning that it is useful to carry out tests on two samples are paired. Based on the test results of independent sample t-test comparative that no changes are prominent on penyerutan time between penyerutan manuallyusing automatic penyerut machine. The probability (sig) 0.000 <0.05 then Ho is rejected, or the average time results in a bamboo penyerutan manually by automatically varies significantly. This means that the results manually penyerutan time longer than the time using automated. In testing penyerutan bamboo with a length of 60 cm to manually average time of 344.1 seconds counted while using the machine bamboo irat average time of 233.3 seconds count. This bamboo irat machine needs to be developed further in accordance with the development of the modern era. Keywords: Design of Machine Irat Bamboo, Plugs Sate, Bars Birdcage, Comparison of Time.