1 10.14203/beritabiologi.v20i1.3991 P-ISSN 0126-1754 E-ISSN 2337-8751 *Kontributor Utama *Diterima: 2 Juli 2021 - Diperbaiki: 13 September 2021 - Disetujui: 17 September 2021 KOMPOSISI PENYUSUN HUTAN DI STASIUN PENELITIAN LALUT BIRAI, TAMAN NASIONAL KAYAN MENTARANG, KALIMANTAN UTARA [Composition and Structure of Forest in Lalut Birai Research Station, Kayan Mentarang National Park, North Kalimantan ] Bayu Arief Pratama * , Ismail Apandi, Sutikno, Supardi Jakalalana, Muhammad Syarifudin Hidayatullah, dan Tika Dewi Atikah * Pusat Riset Biologi – BRIN Jl. Raya Jakarta – Bogor Km. 46 Cibinong Science Center, West Java, 16911 Email: bayu011@brin.go.id, bayuariefpratama@yahoo.com ABSTRACT Kayan Mentarang National Park is one of the largest conservation areas in Kalimantan, located in Malinau Regency and Nunukan Regency, North Kalimantan Province. The area`s diverse topography also affects forest types, habitat conditions, and species distribution in this area. The composition and structure of forest stands were observed using six plots (30 × 30 m). Trees with DBH ≥ 4.8 cm were measured. The soil sample was analyzed for carbon (C) and nitrogen (N). The sample was also measured for soil pH. The elevation was also recorded. In total, 578 individuals were recorded consisted of 85 species from 37 families, Parashorea smythiesii and Dryobalanops oblongifolia as the dominant species. The diversity index ranged from 1.95−3.08 and the evenness index was 0.63−0.89. The size distribution shows that small trees are dominant and decrease gradually in large trees, indicating a good regeneration process. The influence of environmental factors on plant distribution showed that soil pH, elevation, and nitrogen content were determining factors for species distribution. D. oblongifolia prefers habitats with low soil carbon content at high elevation and P. smythiesii is distributed at soil pH that tends to be very acidic with high nitrogen content. Meanwhile, Lithocarpus pusillus, Quercus argentata, and Baccaurea sumatrana are distributed in habitats with relatively low nitrogen content and low acidity soil. Keywords: Kayan Mentarang, forest composition, forest structure, and size distribution. ABSTRAK Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) merupakan salah satu kawasan konservasi terluas di Kalimantan yang terletak di Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Topografi kawasan yang cukup beragam turut berpengaruh terhadap tipe hutan, kondisi habitat, dan distribusi jenis di kawasan ini. Komposisi dan struktur tegakan hutan diamati dengan menggunakan enam petak ukur 30 × 30 m. Pengukuran dilakukan pada semua tegakan dengan diameter setinggi dada ≥ 4,8 cm. Analisa karbon (C), nitrogen (N), dan pengukuran pH tanah dilakukan pada contoh tanah dari petak ukur. Informasi elevasi juga dicatat. Hasil pengamatan mencatat 578 individu yang terdiri dari 85 jenis dari 37 suku, dengan Parashorea smythiesii dan Dryobalanops oblongifolia merupakan jenis dominan. Nilai indeks keanekaragaman berkisar 1,95−3,08 dan indeks kemerataan 0,63−0,89. Frekuensi distribusi didominasi oleh kelas diameter kecil dan menurun secara bertahap pada kelas diameter besar, yang menunjukkan proses regenerasi baik. Pengamatan pengaruh lingkungan terhadap distribusi tumbuhan menunjukkan bahwa pH, elevasi, dan kandungan nitrogen tanah menjadi faktor penentu. D. oblongifolia menyenangi habitat dengan kandungan karbon tanah yang cukup rendah pada elevasi tinggi dan P. smythiesii terdistribusi pada pH tanah cenderung sangat masam dan kandungan nitrogen tanah tinggi. Sementara itu, Lithocarpus pusillus, Quercus argentata, dan Baccaurea sumatrana menyenangi habitat dengan kandungan nitrogen yang cukup rendah dengan kadar kemasaman yang rendah. Kata Kunci: Kayan Mentarang, komposisi, struktur, dan distribusi. PENDAHULUAN Kalimantan merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia, sekitar 50,1 % dari total luas pulau merupakan kawasan berhutan (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 2019). Luasan tersebut merupakan kawasan hutan yang tersisa akibat aktivitas manusia pada dekade sebelumnya (Ruchiat, 2001; Simbolon, 2004; Sodhi et al., 2010). Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) merupakan salah satu kawasan konservasi terluas di Kalimantan yang terletak di Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Kawasan ini awalnya ditetapkan sebagai cagar alam oleh Pemerintah pada tahun 1980 melalui Keputusan Menteri Pertanian No. 847/ Kpts/Um/II/1980. Selanjutnya, Cagar Alam Kayan Mentarang berubah status menjadi Taman Nasional melalui Keputusan Menteri Kehutanan No. 631/ Kpts-II/1996 tanggal 7 Oktober 1996 dengan luas sekitar 1.360.500 ha. Pada tahun 2014, dilakukan penataan batas kawasan TNKM sesuai dengan Keputusan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Nomor 4787/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 26 Juni 2014, yang menetapkan Kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang seluas 1.271.696,56 ha. Topografi pada kawasan ini cukup bervariasi dengan kondisi habitat bervariasi pula, yang berpengaruh terhadap adanya tipe-tipe hutan dan distribusi jenis tumbuhan. Dalam rangka pengembangannya telah dilakukan penelitian mengenai keragaman flora dan fauna yang sangat penting sebagai dasar penentuan