©Journal of Aquatropica Asia
e-issn: 2721-7574; p-issn: 2407-3601
Volume 6, Nomor 2, Tahun 2021
Jurusan Akuakultur, Universitas Bangka Belitung
-83-
KEANEKARAGAMAN KERANG BIVALVIA DI SEPANJANG PASIR PANTAI
WISATA KERANG MAS, DESA MUARA GADING MAS, KECAMATAN
LABUHAN MARINGGAI, LAMPUNG
DIVERSITY OF MOLLUSCA BIVALVIA ALONG THE BEACHES SAND OF KARANG
MAS, MUARA GADING MAS, MARINGGAI REGENCY, EAST OF LAMPUNG
Aprilia Indah Marta Riani
1,
, Suparmono
2
, Darma Yuliana
2
, Henny Wijayanti
2
1
Mahasiswa Program Studi Sumberdaya Akuatik, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Lampung,
Indonesia
2
Dosen Program Studi Sumberdaya Akuatik, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Lampung,
Indonesia
email: Apriliaindahmr1404@gmail.com
Abstrak
Kabupaten Lampung Timur mempunyai kawasan pantai Pesisir Timur Lampung dengan luas 316. 437
ha. Salah satu wisata pantai yang di miliki Kabupaten Lampung Timur yaitu Pantai Kerang Mas. Pantai ini
memiliki garis pantai yang cukup panjang yang terdapat banyak sekali bivalvia, namun inventaris jenis-
jenis bivalvia yang ada di wisata pantai tersebut belum diketahui. Tujuan penelitian ini adalah
menganalisis keanekaragaman bivalvia dan kondisi fisika kimia perairan pada habitat bivalvia di Pantai
Kerang Mas. Metode penelitian yang digunakan ialah purposive sampling dan menggunakan analisis data
kelimpahan spesies, indeks keanekaragaman spesies, serta indeks dominansi. Hasil dari analisis
keanekaragaman kerang bivalvia di pasir Pantai Wisata Kerang Mas, menunjukkan bahwa spesies
bivalvia yang paling banyak ditemukan yaitu spesies Matra grandis, dengan data menunjukkan bahwa
tidak ada jenis spesies bivalvia yang mendominansi karena nilai indeks dominansi sebesar 0,08 – 0,16
termasuk pada kategori rendah (00,00<C≤0,30), dengan nilai indeks keanekaragaman sebesar 2,18 –
2,70 termasuk pada kategori sedang (2<H’≤3), nilai indeks keseragaman sebesar 0,85 – 0,94 termasuk
kategori yang tinggi (E>0,6), nilai kelimpahan spesies tertinggi pada stasiun 1 yakni 4787,01 ind/m
3
dan
nilai kelimpahan spesies terendah pada stasiun 3 yakni 138,75 ind/m
3
. Hasil dari pengukuran fisika
kimia menunjukkan masih berada pada kisaran standar baku mutu air laut. Hubungan keanekaragaman
bivalvia menunjukkan korelasi positif terhadap parameter salinitas, ukuran butir sediment, dan TSS.
Sedangkan, korelasi negatif unutuk parameter DO, pH dan suhu.
Kata Kunci: Bivalvia, Fisika dan kimia, Keanekaragaman, Dominansi
Abstract
East Lampung Regency has a coastal area of East Lampung with 316 ha. One of the coastal tourist areas
owned by East Lampung Regency is Shells Mas Beach. This beach has a fairly long coastline where there
are a lot of bivalves, but the inventory of the types of bivalves on the beach.The purpose of the research is
to analyze both the species diversities of bivalves and physical also chemical conditions of the waters. The
research methodology used purposive sampling method analysis of species abundance data, diversity
index, and index dominance. From the result of the bivalve diversities on the coast, bivalve the most
common found are is Matra grandis,it is found out that there is no dominating bivalve amongst them due
to below normal dominating rate that is 0,08-0,16 to be considered low level (00,00<C≤0,30); middle with
diversity index 2,18–2,70 (2<H’≤3); high with index diversity 0,85–0,94 (E>0,6). The highest abundance
value at station 1 is 4787.01 ind/m
3
and the lowest species abundance value at station 3 is138.75 ind/m
3
.
From the results of the chemical physics measurements, it shows that it still is in the range of sea water
quality standards. The Bivalve diversity relationship shows a positive correlation to the parameters of
salinity, grain size, and sediment TSS. Meanwhile, it shows negative correlation for parameters DO, pH and
temperature.
Keywords: Bivalvia, Physics and chemistry, Diversity, Dominance
brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk
provided by Universitas Bangka Belitung: Open Journal Systems