E-ISSN 2623-1204 P-ISSN 2252-9462 | 215 JURNAL ILMU KESEHATAN BHAKTI HUSADA: HEALTH SCIENCES JOURNAL VOL. 12 NO. 02, DESEMBER 2021 DOI: 10.34305/JIKBH.V12I2.327 Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi- NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. KESEHATAN MENTAL PADA PENYINTAS COVID-19: A LITERATURE REVIEW Nur Wulan, Budi Anna Keliat Universitas Indonesia nurwulan1994@gmail.com Abstrak Pandemi COVID-19 memberikan dampak bukan hanya pada yang terkonfirmasi, namun juga pada mereka yang dinyatakan sembuh. Penyintas COVID-19 rentan untuk mengalami masalah kesehatan mental. Pemahaman tentang masalah dan tantangan yang dihadapi para penyintas COVID-19 perlu dilakukan untuk menetapkan kebijakan yang dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mereka secara efektif. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan mental yang dihadapi oleh penyintas COVID-19. Kajian ini menggunakan desain studi literatur melalui Proquest, Science Direct, Scopus dan Google Scholar dengan kata kunci COVID-19, survivor and mental health dari tahun 2019-2021. Kecemasan, depresi, PTSD bahkan bunuh diri menjadi masalah kesehatan yang dapat ditemukan pada penyintas COVID-19. Guna mengatasi hal tersebut perlu adanya layanan konsultasi yang efektif untuk mendukung penyintas COVID-19 yang dipulangkan, seperti penjelasan gejala fisik atau implikasi medis dari hasil tes ulang. Kata kunci : COVID-19, Depresi, Kesehatan mental, Kecemasan, Penyintas, PTSD Pendahuluan Sejak Desember 2019, pandemi COVID-19 telah menarik perhatian dunia karena penyebarannya yang cepat dan eksponensial (Forte et al., 2020). Berdasarkan data WHO per tanggal 28 Mei 2021 sebanyak 113 negara yang melaporkan tentang COVID-19. Total ada 169.021.406 di seluruh dunia yang dinyatakan terkonfirmasi COVID-19. Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki grafik kasus harian yang fluktuatif dengan jumlah total 1.803.361 yang terkonfirmasi. Sebanyak 1.654.557 dinyatakan sembuh dan 50.100 dinyatakan meninggal (C. Wu et al., 2020). Hal tersebut menunjukkan bahwa