PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGANGGURAN TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI SUMATERA SELATAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM TAHUN 2017-2020 Laura Nindya Asmanata UIN Raden Fatah Palembang 1830602201@radenfatah.ac.id Emi Yulia Siska UIN Raden Fatah Palembang emiyuliasiska_uin@radenfatah.ac.id Abdullah Sahroni UIN Raden Fatah Palembang abd.sahroni@radenfatah.ac.id Abstract This study aims to determine the relationship between economics growth, education level and unemployment on poverty levels in the province of South Sumatra in 2017 2020. The method in this study is quantitative with secondary data obtained from the Central Statistics Agency of South Sumatra and a sample of 17 districts and cities. The data analysis technique used is panel data regression method with E-Views 10. The results of this study indicate that economics growth, education level and unemployment have a significant effect on the poverty level simultaneously, while partially the level of education and unemployment influences the poverty level and opposite of economics growth has no effect on the level of poverty. Keywords: Economics Growth, Education Level, Unemployment, Poverty Level, South Sumatra Pendahuluan Kemiskinan di Indonesia merupakan masalah yang kompleks dan multidimensi yang menjadi prioritas pembangunan. Pemerintah Indonesia sangat mementingkan terciptanya masyarakat adil dan makmur, sebagaimana tercantum dalam alinea keempat UUD 1945. Program-program pembangunan yang dilaksanakan selama ini selalu memperhatikan upaya pengentasan kemiskinan, karena pembangunan pada hakekatnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Nuri Taufiq, 2018) Kemiskinan merupakan suatu kondisi yang berkaitan dengan ketidakmampuan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kemiskinan absolut diukur dengan ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, kesehatan, perumahan dan pendidikan yang diperlukan untuk hidup dan bekerja. Kemiskinan juga dapat didefinisikan sebagai kelangkaan materi sejumlah atau sekelompok orang dibandingkan dengan standar hidup masyarakat