2275 Jurnal Produksi Tanaman Vol. 6 No. 9, September 2018: 2275 – 2283 ISSN: 2527-8452 Analisis Jasa Lingkungan di Ruang Terbuka Hijau Kota Malang Analysis of Environmental Services In Urban Green Spaces Malang Nur Fitriana Edi Putri *) , Medha Baskara dan Karuniawan Puji Wicaksono Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University Jl. Veteran, Malang 65145 Jawa Timur *) E-mail: fitriedy.p@gmail.com ABSTRAK Serangga merupakan salah satu organisme yang paling dominan di muka bumi. Keberadaan serangga pada suatu tempat dapat dijadikan sebagai indikator kesehatan ekosistem, biodiversitas serta degradasi lanscape. Serangga memiliki peran sebagai jasa lingkungan dalam ekosistem diantaranya adalah sebagai polinator, dekomposer, predator dan parasitoid. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat keanekaragaman biodiversitas sebagai jasa lingkungan di Ruang Terbuka Hijau dengan pengelolaan lanskap bentuk koridor dan clustered. Penelitian dilaksanakan di hutan kota Malabar dan Jalan Jakarta, Malang, pada bulan Mei 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey yang terdiri dari 4 kuadran. Dalam 1 kuadran terdapat 4 pitfall, 1 light trap dan 1 malaise trap. Penentuan pemasangan perangkap dilakukan dengan metode diagonal. Dari hasil pengambilan sampel dan identifikasi serangga dan vegetasi yang dilakukan pada hutan kota Malabar diperoleh 60 jenis pohon dan 294 ekor serangga. Sedangkan untuk hutan kota Jalan Jakarta diperoleh 40 jenis pohon dan 215 ekor serangga. Pada hutan kota Malabar lebih banyak ditemukan ordo Lepidoptera sedangkan pada hutan kota Jalan Jakarta banyak ditemukan ordo Diptera. Dengan suhu rata-rata yang diperoleh 24,48 o C di Malabar dan 26,48 o C di Jalan Jakarta. Membuat serangga merasa nyaman di dalam lingkungan hutan kota, hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan indeks keanekaragaman dari masing-masing hutan kota yang mempunyai indeks keanekaragaman yang sedang/kondisi lingkungan sedang. Kata Kunci: Biodiversitas, Hutan Kota, Ruang Terbuka Hijau, Serangga ABSTRACT Insects are one of the most dominant organisms on earth. The presence of insects in a place can be used as an indicator of ecosystem health, biodiversity and landscape degradation. Insects have a role as environmental services in the ecosystem such as polinator, decomposer, predator and parasitoid. The objective of the research is to know the level of biodiversity diversity as an environmental service in Green Open Space with the management of landscape of corridor and clustered form. The research was conducted in Malabar city forest and Jalan Jakarta, Malang, in May 2017. The research method used was survey method consisting of 4 quadrants. In 1 quadrant there are 4 pitfall, 1 light trap and 1 malaise trap. Determination of trapping is done by diagonal method. From the sampling and identification of insects and vegetation conducted on the urban forest of Malabar, there were 60 species of trees and 294 insects. While for the city of Jakarta Street forest obtained 40 species of trees and 215 insects. In the urban forest Malabar more Lepidoptera order found while in the urban forest of Jakarta Street Diptera lot. With an average temperature obtained 24.48 o C in Malabar and 26.48 o C on Jalan Jakarta. Making insects feel comfortable within the urban forest environment, this is demonstrated by the calculation of the diversity index of each urban forest that has