Volume 5, Issue 2, Year 2019, Pages 17-25 URL http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/jnm DOI http://dx.doi.org/10.30659/nurscope.5.2.17-25 NURSCOPE Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan 17 Respon psikologis pada perempuan pasca keguguran Tutik Rahayu 1* , Sri Wahyuni 2 1,2 Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Indonesia *Coresponding Author: tutikrahayu02@gmail.com Abstrak Pendahuluan: Kehamilan merupakan sesuatu yang sangat didambakan pada perempuan setelah menikah namun sebagian dari mereka mengalami kehamilan yang berujung keguguran. Keguguran ini berdampak pada kondisi psikologis. Penelitian ini bertujuan mengggali respon psikologis perempuan pasca keguguran. Metode: Metode yang digunakan, yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan berjumlah 10 perempuan melalui wawancara mendalam dengan pertanyaan semi terstruktur. Hasil diolah menurut langkah-langkah dari Colaizzi. Hasil: Ditemukan respon psikologis perempuan pasca keguguran, yaitu kesedihan kehilangan janin, merasa gagal menjadi orang tua, menyesal, ketakutan tidak bisa hamil lagi. Sebagian kehamilan pada perempuan dapat mengalami keguguran spontan yang memiliki dampak pada kondisi psikologis. Simpulan: Perawat mempunyai peran yang penting dalam upaya membantu perempuan yang mengalami keguguran spontan agar respon psikologis yang muncul sebagai dampak dari kehilangan janin tidak berlanjut menjadi respon kesedihan yang memanjang, sehingga dapat mengakibatkan perempuan jatuh pada kondisi yang lebih terpuruk, seperti ibu terus menerus menyalahkan diri sendiri, merasa tidak bergairah menghadapi hidup, merasa tidak percaya diri dapat menjadi seorang ibu di masa yang akan datang dan depresi. Kata kunci: Respon psikologis; pasca keguguran; depresi Psychological response of post-miscarriage women Abstract Introduction: Pregnancy is something that is very coveted by women after marriage, but some of them experience pregnancies that lead to miscarriages. This miscarriage has an impact on psychological conditions. This study aims to explore the psychological responsibility of women after a miscarriage. Methods: The methodology used, a qualitative approach with a phenomenological approach. Participants in in-depth interviews with semi- structured questions. Results are processed according to the steps of Colaizzi. Results: It was found that the psychological responsibility of women after a miscarriage was lost sadness, feeling like failing to become parents, fear, fear of not being able to get pregnant again. Some pregnancies in women can have spontaneous miscarriage which has an impact on psychological conditions. Conclusions: Nurses who play an important role in helping women who experience spontaneous miscarriage so that the psychological responsibility that arises as a result of losing the fetus does not continue to be a prolonged sadness response, so that it can cause women to fall into a worse condition, such as mothers constantly blaming themselves myself, who is not passionate about life, feels insecure about becoming a mother in the future and depression. Keywords: Psychological response; post-miscarriage; depression How to Cite: Rahayu,T., & Wahyuni, S. (2019). Respon psikologis pada perempuan pasca keguguran. NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan, 5(2), 17-25 PENDAHULUAN Kehamilan merupakan suatu hal yang didambakan pada setiap perempuan beserta pasangan pasca pernikahan. Kehamilan juga merupakan suatu bukti bahwa telah sempurnanya sebagai kodrat perempuan. Saat terjadi kehamilan, akan terjadi perasaan bahagia dan perempuan merasa akan diperlakukan istimewa oleh pasangan dan lingkungan. Namun tidak semua perempuan yang hamil dapat memperoleh dan menjalankan kehamilan secara lancar dan sehat. Beberapa kondisi yang tidak menyenangkan dan tidak di harapkan dapat terjadi di antaranya, yaitu ibu mengalami keguguran