Seminar Nasional Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0 | 337 TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM NOVEL DILAN 1991 KARYA PIDI BAIQ Siprianus Nahak, Sarwiji Suwandi, dan Nugraheni Eko Wardani Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret Abstrak: Tujuan penelitian meliputi dua hal: (1) mendeskripsikan dan menjelaskan tindak tutur direktif dalam novel Dilan 1991 dan (2) mendeskripsikan dan menjelaskan modus-modus tindak tutur direktif dalam novel Dilan 1991. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan pragmatik, yaitu mempelajari maksud penutur agar mitra tutur melakukan tindakan yang disebutkan di dalam tuturan itu. Sumber data berupa data tertulis yakni novel berjudul Dilan 1991 karya Pidi Baiq. Populasi dalam penelitian ini seluruh tuturan pada novel dilan 1991. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, catat dan wawancara dengan informan yang diikuti secara berurutan teknik dasar berupa simak bebas libat cakap dan catat. Validitas data menggunakan teori trianggulas. Metode analisis yang digunakan adalah metode kontekstual dan interaktif yakni analisis yang mendasarkan, memperhitungkan dan mengaitkan bahasa dengan identitas-identitas konteks yang digunakan. Simpulan penelitian ini adalah tindak tutur direktif dalam Novel Dilan 1991 yang mengandung maksud tuturan memaksa, memohon, menyarankan, mengajak, meminta, menyuruh, menagih, mendesak, memerintah, memberi aba-aba dan menantang. Kata kunci: pragmatic, tindak tutur direktif, novel PENDAHULUAN Bahasa mempunyai peranan penting untuk berkomunikasi, baik komunikasi verbal maupun nonverbal. Bahasa yang digunakan manusia untuk mengkomunikasikan pengalaman, pikiran, perasaan, dan hal-hal lain yang diketahui kepada orang lain. Tanpa bahasa komunikasi antar individu satu dengan individu yang lainnya tidak dapat berjalan dengan sempurna. Bahasa adalah alat komunikasi antar anggota masyarakat dan lambang bunyi suara yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bahasa terdiri atas bahasa lisan dan tulisan. Penggunaan bahasa mempengaruhi pembaca atau pendengar tentang apa yang disampaikan. Pada novel ini, pemilihan diksi yang dinilai sangat kuat karena kata-kata yang digunakan menjadi familiar bagi sebagian pembacanya yang masih berusia remaja. Berdasarkan uraian tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian terhadap bentuk tindak tutur direktif dalam novel berjudul Dilan 1991 karya Pidi Baiq. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan dengan mengikuti prinsip kerja deskripsi kualitatif. Rancangan kualitatif digunakan karena relevan dengan ciri- ciri penelitian kualitatif, sebagaimana dilakukan Bogdan dan Taylor (dalam Moleong, 1990: 11). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan pragmatik, yaitu mempelajari maksud penutur agar mitra tutur melakukan tindakan yang disebutkan di dalam tuturan itu. Sumber data berupa data tertulis yakni novel berjudul Dilan 1991 karya Pidi Baiq. Populasi dalam penelitian ini seluruh tuturan dalam novel. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, catat dan wawancara dengan informan yang diikuti secara berurutan teknik dasar berupa simak bebas libat cakap dan catat. Validitas data menggunakan teori triangulasi. Metode analisis yang digunakan adalah metode kontekstual dan interaktif yakni analisis yang mendasarkan, memperhitungkan dan mengaitkan bahasa dengan identitas-identitas konteks yang digunakan. brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by FKIP UNS Journal Systems