JKA (Jurnal Keperawatan Abdurrab) Volume 05 No. 01, Bulan Juli Tahun 2021 ISSN CETAK : 2541-2640 ISSN ONLINE : 2579-8723 24 HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP KEHILANGAN GIGI PADA LANSIA DI DESA BANGUN SARI Yeyen Gumayesty 1) , Raviola 2) , Rheyna Ayuningsih 3) 1 STIKes Hang Tuah Pekanbaru email : yeyenrangkuti@gmail.com 2 STIKes Hang Tuah Pekanbaru email : lo14fiola@yahoo.com 3 STIKes Hang Tuah Pekanbaru email : rheynaayu2249@gmail.com RELATIONSHIP OF NUTRITIONAL STATUS TOWARD TEETH LOSS IN LANSIA IN BANGUN SARI VILLAGE Nutritional status is the health condition of an individual or group which is determined by the degree of physical deterioration and the energy of nutrients obtained from a variety of foods whose physical impact is measured anthropometry. Tooth loss in elderly people who lack or lack pain when chewing food. This affects the ability of the elderly to eat foods with hard textures, while foods with soft textures usually lack vitamins, vitamin C and fiber. The purpose of this study is to know the correlation of the nutritional status of the teeth loss in the elderly in the village Bangun Sari District Kampar Kiri Hilir. Based on the initial survey of 25 elderly, there were 15 elderly who lost part of their teeth and 10 elderly who lost all their teeth, while the nutritional status was 9 elderly with balanced nutritional status, 16 elderly with unbalanced nutritional status. This research used cross- sectional quantitative analytic. The study population was 229 elderly in Bangun Sari Village, Kampar Kiri Hilir Subdistrict, and the sample of this study was 70 people. Consecutive sampling technique. The results showed that there was a univariate analysis showing that 37% of the elderly respondents lost all their teeth and bivariate analysis on 3 variables that were significantly related to tooth loss, namely the variable energy intake which was 54.8% with a p-value of 4.048; POR = 1.449-11.306; The variable protein intake for 39 respondents who lacked protein intake was 52.8% with a p-value of 4,311; POR = 1,497-12,417 and body mass index variable of 29 respondents body mass index is not balanced 62.1% with a p-value of 6.3750; POR = 2,300-19,811. It is recommended for the elderly who have lost their teeth to replace their dentures so that they do not have difficulty chewing food and that the nutritional intake that the body needs remains balanced. Keywords: nutritional status, tooth loss HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP KEHILANGAN GIGI PADA LANSIA DI DESA BANGUN SARI Status gizi adalah keadaan kesehatan individu atau kelompok yang ditentukan oleh derajat keburukan fisik dan energy zat – zat gizi yang diperoleh dari ragam makanan yang berdampak fisiknya diukur secara antropometri. Kehilangan gigi pada lansia menimbulkan kurangnya kenyamanan atau munculnya rasa sakit saat mengunyah makanan. Hal ini mengakibatkan terganggunya kemampuan lansia dalam mengkonsumsi makanan dengan tekstur keras, sedangkan makanan dengan tekstur lunak biasanya kurang mengandung vitamin, vitamin C dan serat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status gizi terhadap kehilangan gigi pada lansia. Berdasarkan survey awal pada 25 lansia terdapat 15 lansia mengalami kehilangan sebagian gigi dan 10 lansia mengalami kehilangan seluruh gigi sedangkan status gizi terdapat 9 lansia dengan status gizi seimbang, 16 lansia status gizi yang tidak seimbang. Jenis penelitian adalah kuantitatif analitik crosssectional. Populasi penelitian adalah lansia di Desa Bangun Sari Kecamatan Kampar Kiri Hilir sebanyak 229 orang dan sampel penelitian ini adalah 70 orang. Teknik pengambilan sampel Consecutive sampling. Hasil penelitian terdapat analisis univariat menunjukkan bahwa 37 % responden lansia kehilangan seluruh gigi dan analisis bivariat pada 3 variabel berhubungan signifikan dengan kehilangan gigi yaitu variabel asupan energi yang kurang sebanyak 54,8 % dengan p-value sebesar 4,048; POR= 1,449-11,306; variabel asupan protein 39 responden yang kurang asupan protein sebanyak 52,8 % dengan p-value sebesar 4,311; POR= 1,497-12,417 dan variabel index massa tubuh dari 29 responden index massa tubuh tidak seimbang sebanyak 62,1% dengan p-value sebesar 6,3750; POR= 2,300-19,811. Disarankan pada lansia yang kehilangan gigi untuk melakukan penggantian gigi tiruan sehingga tidak kesulitan dalam mengunyah makanan dan asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh tetap seimbang. Keywords: Status Gizi, Kehilangan Gigi