e-ISSN 2774-4655 Vol 02. No 01, Januari 2022 Halaman 42-51 FORTE JURNAL www.ojs.unhaj.ac.id/index.php/fj Page 42 UJI PENYEMBUHAN LUKA SAYAT EKSTRAK ETANOL BUAH KECOMBRANG (Etlingera elatior Jack.) TERHADAP TIKUS PUTIH Grace Anastasia Br. Ginting 1 , Vivi Asfianti 2,* , Modesta Harmoni Br. Tarigan 3 1 Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Indonesia 2,3 Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Medan, Indonesia Email: vivi.asfianti@yahoo.com *Corresponding author Abstrak Kecombrang (Etlingera elatior Jack.) merupakan tumbuhan dari famili Zingiberaceae secara tradisional biasa digunakan oleh masyarakat Sumatera Utara sebagai bahan masakan, peningkat kuantitas Air Susu Ibu (ASI) serta sebagai obat luka. Kecombrang memiliki kandungan flavonoid, saponin, tanin, dan asam fenolat yang mampu memberikan efek antibakteri. Tujuan penelitian ini yaitu uji penyembuhan luka sayat ekstrak etanol buah kecombrang ( Etlingera elatior Jack.) terhadap tikus putih. Penelitian ini merupakan eksperimental dan dilakukan di laboratorium Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Serbuk simplisia buah kecombrang dikarakterisasi dan diskrining fitokimia kemudian diekstraksi secara maserasi dengan etanol 96%. Ekstrak diberikan secara topikal dalam 3 konsentrasi yaitu 8%, 10%, dan 12% dalam bentuk sediaan salep. Ekstrak diujikan terhadap luka sayat sepanjang 2 cm pada punggung tikus putih. Kontrol positif yang digunakan adalah Betadine salep 10%, sedangkan kontrol negatif hanya dilukai saja dan diberikan basis salep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kecombrang dapat menyembuhkan luka sayat terhadap tikus putih dan dengan konsentrasi 12% sama efektifnya dengan kontrol positif terhadap penyembuhan luka sayat yakni pada hari ke-10. Kata kunci: Penyembuhan luka; Luka sayat; Kecombrang; Skrining fitokimia Abstract Kecombrang (Etlingera elatior Jack.) is a plant from the Zingiberaceae family which is traditionally used by the people of North Sumatra as a cooking ingredient, increasing the quantity of breast milk and as a wound medicine. Kecombrang contains flavonoids, saponins, tannins, and phenolic acids that can provide antibacterial effects. The purpose of this study was to test the wound healing of the ethanol extract of the kecombrang fruit (Etlingera elatior Jack.) on white rats. This research is experimental and was carried out in the laboratory of the Faculty of Pharmacy and Health Sciences, Sari Mutiara University, Indonesia. The Kecombrang fruit simplicia powder was characterized and screened for phytochemicals and then extracted by maceration with 96% ethanol. The extract was administered topically in 3 concentrations, namely 8%, 10%, and 12% in the form of an ointment. The extract was tested against a 2 cm long cut on the back of a white rat. The positive control used was Betadine ointment 10%, while the negative control was only injured and given ointment base. The results showed that kecombrang ethanol extract was able to heal cuts on white rats and with a concentration of 12% it was as effective as a positive control on wound healing on the 10th day. Keywords: Wound healing, Cut wound, Kecombrang, Phytochemical screening