BULETIN PSIKOLOGI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA VOLUME 23, NO. 2, DESEMBER 2015: 65 81 ISSN: 0854-7108 BULETIN PSIKOLOGI 65 Cooperative vs Competitive: Filosofi Keseimbangan Yin-Yangdalam Hubungan Interdependency Nidya Dudija 1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Telkom, Bandung Pengantar Teori ini 1 dikembangkan oleh Morton Deutsch (1949a, 1949b, 1973, 1985) dan juga diuraikan oleh David W. Johnson (Johnson & Johnson, 1989). Cooperative Competitive merupakan salah satu teori dalam psikologi sosial yang dikemukakan oleh Morton Deutch. Ilmuan evolusi sosial mengatakan bahwa altruisme manusia dan kerjasama adalah hasil dari sejarah spesies yang unik konflik antar kelompok dan perang” (Alexander, 1987; Buss, 1999; Campbell, 1975; Tooby & Cosmides, 1988), dapat diartikan bahwa konflik antar kelompok telah membentuk psikologi dan perilaku manusia khususnya (Vugt, Gremer, & Janssen 2007). Penelitian psiko- logi sosial konsisten dengan ide ini. Dalam hal ini manusia spontan membuat per- bandingan “kita vs mereka” kategorisasi dan cepat mengembangkan aspek emo- sional dalam kelompok bahkan ketika keanggotaan didasarkan pada kriteria yang sederhana, seperti flip koin (Brewer, 1979; Ostrom & Sedikides, 1992; Tajfel & Turner, 1979). Manusia juga mudah melakukan tindakan diskriminasi terhadap anggota dari luar kelompok (Fiske, 2002) dan terlibat dalam tindakan altruistik untuk membela kelompok mereka (De Cremer & Van Vugt, 1999; Sherif , 1966). Yin-Yang memiliki makna dimana, lingkaran luar dalam simbol Yin-Yang 1 Korespondensi mengenai isi artikel ini dapat dilakukan melalui: nidyadudija@gmail.com menunjukkan everything”, maksudnya keseluruhan yang ada di dunia. Kemudian Yin (Black) dan Yang (White) keduanya merupakan simbol segala sesuatu yang tak terpisahkan. Memang tidak akan pernah terjadi hitam dan putih secara bersamaan. Namun ada saatnya terjadi hitam dan ada saatnya terjadi putih. Sebuah prinsip keseimbangan yang saling mengisi dan melengkapi (Osgood, 1973). Kompetisi dan kooperatif merupakan dua pola hubungan yang terjadi dalam kehidupan manusia. Kompetisis di anggap sebagai komponen dalam challennge yang mendo- rong seseorang berperilaku. Sementara kerjasama merupakan salah satu bentuk insentif yang dapat menjadi penguat perilaku individu (Riyono, 2012). Bila dihubungkan dengan aliran Tao yang diyakini kaum Tionghoa. Kompetisi dan kerjasama merupakan sebuah pola kese- imbangan, mengingat kompetisi dan kerjasama dibentuk olehtiga komponen psikologi yaitu: Inducibility, Substitutability, Cathexis. Dimana ke tiga hal tersebut yang menentukan perilaku individu apakah akan melakukan kompetisi atau kooperatif (Deutsch, dalam Van Lange, Kruglanski, & Higgins 2012) Penemuan Teori Competitive-Cooperative: Sejarah Morton Deutsch Morton Deutsch lahir pada tahun 1920 di New York City dalam sebuah keluarga yahudi dengan tiga anak lainnya. Memili- ki pengalaman yang buruk dalam kehi- dupan bertetangga dan sekolah karena