1430 MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA MELALUI PROJECT BASED LEARNING PADA SISWA KELAS V SDIT LHI Asni Widiastuti 1 , Vita Istihapsari 2 , Dadang Afriady 3 1 SDIT LHI Banguntapan 2 Universitas Ahmad Dahlan 3 SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Email: asniummufatih@gmail.com ABSTRAK Kreativitas merupakan keterampilan abad 21 yang sangat dibutuhkan. Guru perlu untuk membantu siswa meningkatkan daya kreativitas mereka melalui proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa pada materi Ekosistem melalui Project Based Learning (PjBL). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan sesuai tahapan pelaksanaan PTK yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VB SDIT LHI Banguntapan yang berjumlah 22 siswa. Terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan penilaian untuk kreativitas siswa tes. Analisis data dibuat secara deskriptif kualitatif dipersentasekan. Indikator dalam penelitian ini apabila terjadi peningkatan nilai rata-rata kreativitas dan ketuntasan secara klasikal 75%. Hasil penelitian menunjukan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan kreativitas siswa pada materi Ekosistem. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatnya indikator kreativitas siswa dari siklus I ke siklus II sebanyak 6% dan nilai produk sebesar 8%. Nilai tingkat kreativitas siklus I yaitu 59% dan nilai ketuntasan produk sebesar 64% , sedangkan pada siklus II nilai tingkat kreativitas pada siklus II yaitu 65 % dengan nilai ketuntasan produk mencapai 72 %. Kata kunci: Kreativitas, Project Based Learning (PjBL) PENDAHULUAN Dunia pendidikan saat ini dituntut mampu membekali para peserta didik dengan keterampilan abad 21. Keterampilan yang dimaksud adalah kemampuan peserta didik untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah, kreatif inovatif, serta keterampilan berkomunikasi dan kolaborasi. Agar mampu bersaing di era industri 4.0 peserta didik harus memiliki keterampilan tersebut. Muhadjir Effendi dalam wawancara dengan Jawa Pos (Facette, 2018) menjelaskan, kompetensi 4C yang wajib dimiliki peserta didik adalah Communication (komunikasi), Collaboration (kerja sama), Critical Thinking and Problem Solving (berpikir kritis dan pemecahan masalah), dan Creativity and Innovation (daya cipta dan inovasi) yang dikenal dengan istilah 4C. Kreativitas menurut Tim Reality Kamus Terbaru Bahasa Indonesia (2008:387) adalah kemampuan untuk mencipta. Kreativitas ada pada diri semua orang. Kreativitas merupakan suatu keterampilan. Kemampuan berkreasi adalah kemampuan dalam memunculkan suatu 1 brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Universitas Ahmad Dahlan Repository