61 Journal of Social Development Studies, 1(2), 2020, 61-75 Sari Handayani 1 Abstrak Penduduk lanjut usia termasuk dalam kelompok rentan di masa pandemi COVID-19. Tujuan tulisan ini adalah untuk mengidentifikasi peran pemerintah baik tingkat pusat maupun daerah dalam pemberian bantuan sosial bagi lansia. Data penelitian didapatkan dari open source sejak bulan Maret hingga Juli 2020. Ditemukan bahwa pada level pusat, Kementerian Sosial dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta pada level daerah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur, telah menyediakan bantuan sosial yang menyasar lansia di masa pandemi. Program bantuan ini kemudian dianalisis menggunakan konsep familisasi dan defamilisasi. Beberapa lansia sebelum masa pandemi masih mampu bekerja dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari tanpa bergantung pada keluarga (defamilisasi). Namun, selama pandemi, lansia tersebut harus bergantung kembali kepada keluarga (familisasi) karena terbatas untuk bekerja di luar rumah dan atau tidak memiliki dana pensiun. Dapat disimpulkan bahwa bantuan sosial dari pemerintah bagi lansia selama masa pendemi sangat diperlukan untuk mengurangi risiko- risiko defamilisasi. Kata kunci: bantuan sosial; lanjut usia; COVID-19; familisasi; defamilisasi Abstract Elderly are included in the vulnerable group during the COVID-19 pandemic. This paper aims to identify the role of government at both the central and regional levels in providing social assistance for the elderly during the pandemic. This study utilizes an open-source obtained from March to July 2020. It was found that at the central level and at the regional level, have provided social assistance. This assistance is then analyzed using the concept of familization and defamilization. Some elderly before the pandemic were still able to work and fulfill their daily needs without depending on family (defamilization). However, due to the pandemic, the elderly had to depend on their families (familization) because they are limited to working outside the home and do not have a pension fund. It can be concluded that social assistance from the government during the pandemic is very much needed to reduce the risk of defamilization. Keywords: social assistance; elderly; COVID-19; familization; defamilization 1 Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada (email korespondensi: sarihandayani@ugm.ac.id) Pendahuluan Penduduk lanjut usia (lansia) merupakan salah satu kelompok penduduk yang dinilai rentan terhadap penyebaran virus COVID-19. Pemerintah menghimbau masyarakat untuk menjaga dan memberi perhatian lebih pada lansia. Upaya pencegahan aktivitas mudik dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap lansia agar terhindar dari virus COVID-19. Lansia menjadi kelompok yang rentan terabaikan pada masa bencana, misalnya kebutuhan-kebutuhan spesifik seperti kebutuhan istirahat, asupan gizi, dan akses dalam menjalankan aktivitas sehari- hari (Lindawati, 2019). Hal tersebut diperparah dengan adanya ketimpangan global, yaitu hampir setengah dari populasi lansia di negara berkembang tidak memiliki akses pelayanan kesehatan (United Nations, 2020). Berdasarkan data dari Satgas COVID-19 Indonesia per tanggal 26 Agustus 2020, kematian penduduk tertinggi akibat COVID-19 berasal dari kelompok umur 46-59 tahun, yaitu sebanyak 39,9% (Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, 2020a). Selain itu, kelompok umur > 60 tahun hanya memiliki selisih 1,6% dari kelompok umur dengan korban terbanyak, yakni 38,3% dari total penduduk Indonesia yang meninggal karena COVID-19. Dari data tersebut, tergambar bahwa lansia menjadi salah satu kelompok umur dengan risiko tinggi terpapar virus COVID-19. Berdasarkan data Statistik Penduduk Lanjut Usia tahun 2019, dari 100 lansia terdapat 26-27 lansia yang sakit (BPS, 2019). Angka kesakitan lansia kemungkinan besar mengalami peningkatan kembali di tahun 2020 karena Journal of Social Development Studies Volume 1, Issue 2, September 2020, pp. 61-75 ISSN 2721-3870 (Print), 2721-3889 (Online) Doi: https://doi.org/10.22146/jsds.657 Bantuan Sosial bagi Warga Lanjut Usia di Masa Pandemi