Jurnal Pendidikan Universitas Garut Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut ISSN: 1907-932X 355 Analisis Kurikulum Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadis Madrasah Aliyah Tatik Fitriyani 1 , Iman Saifullah 2 Program Magister Pendidikan Agama Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon tykfit@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosentase komponen kompetensi serta analisis materi dalam Kurikulum mata Pelajaran Al- Quran Hadis di tingkat Madrasah Aliyah dilihat dari beberapa perspektif, diantaranya perspektif psikologi perkembangan dan konsep Pendidikan Islam Sosial Profetik Kuntowijoyo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif analitik dengan pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa muatan kompetensi pada kurikulum Al-Quran Hadis di MA pada aspek kompetensi afektif spirirtual (KI-1) berada pada tahap Karakterisasi (A5) sebanyak 90%, kompetensi afektif sosial (KI-2) berada pada level karakterisasi dengan prosentasi 100%, kompetensi kognitif nya (KI-3) berada pada level menganalisis (C4) dengan total prosentase 97%, dan kompetensi psikomotor (KI-4) 63%. Sedangkan materi yang sesuai dengan konsep Sosial Profetik Kuntowijoyo diantaranya adalah materi menjaga kelestarian lingkungan hidup dan materi Manusia serta tugasnya sebagai Khalifah Fil ard’. Keywords : Kurikulum Al-Qur’an Hadis, Madrasah Aliyah 1. Pendahuluan Lembaga pendidikan Islam termasuk didalamnya Madrasah Aliyah adalah sarana yang dianggap mampu mentransformasikan nilai-nilai agama pada masyarakat yang terus mengalami perkembangan. Didalamnya diajarkan materi-materi pendidikan agama islam salah satunya yaitu materi Al -Qur’an Hadits sebagai sumber hukum dan pegangan hidup umat Islam. Pembelajaran Al Qur’an Hadits sangatlah penting bagi umat islam umumnya dan siswa sekolah khususnya. Sehingga, materi Al- Qur’an Hadits mestinya terus dikembangkan dan digali baik dalam hal pemahaman maupun pengamalannya. Sebab pembelajaran Al- Qur’ an Hadits menjadi salah satu aspek penentu keberhasilan tercapainya tujuan pembelajaran nasional serta pembelajaran Islam.