JURNAL KACAPURI JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL Volume 5 Nomor 1 Edisi Juni 2022 131 PEMANFAATAN BONGGOL JAGUNG SEBAGAI BAHAN TAMBAH DALAM CAMPURAN BETON Hermansyah 1 , Teguh Dwi Jauhari Umar 2* , Rasdiati 3 1,2,3 Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral Universitas Teknologi Sumbawa Email: hermansyah@uts.ac.id, coretanjauhari@gmail.com, rasdiati41@gmail.com/HP.+6285333016038 ABSTRAK Para Engineer sebelumnya berupaya meningkatkan dan mengembangkan sumber daya untuk mendukung keberhasilan suatu konstruksi dalam segi teknologi konstruksi, metode perencanaan, dan komposisi bahan. Jumlah limbah bonggol jagung yang melimpah di kabupaten Sumbawa, tentunya perlu inovasi- inovasi baru untuk memaksimalkan limbah tersebut, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kuat tekan beton dengan penambahan abu bonggol jagung pada campuran beton. Acuan yang digunakan adalah SNI 03-2834-2000. Benda uji beton berbentuk silinder dengan 3 sampel di setiap variasinya. Pengujian kuat tekan beton pada umur 28 hari. Hasil kuat tekan yang didapatkan berdasarrkan variasi 0%, 0,1%, 0,2% dan 0,3% menunjukan angka kuat tekan sebesar 32,05 MPa, 36,48 MPa, 33,09 MPa dan 18,29 MPa pada umur pengujian beton 28 hari, kuat tekan tertinggi terdapat pada variasi 0,1% yaitu 36,48 MPa, ini disebabkan oleh sebaran abu bonggol jagung kesegala arah yang lebih baik atau merata sehingga menghasilkan beton yang lebih kedap, dan bila variasi semakin tinggi kebutuhan air yang digunakan semakin terbagi ke semua metrial dan mengasilkan nilai slump yang semakin rendah sehingga mengasilkan beton yang susah kedap atau akan mengasilkan beton yang berongga. Kata Kunci: Bongol Jagung, Bahan Tambah, Kuat Tekan ABSTRACT Engineers previously sought to improve and develop resources to support the success of a construction in terms of construction technology, planning methods, and material composition. The amount of corncob waste is abundant in Sumbawa district, of course new innovations are needed to maximize the waste. This study aims to determine the effect of the compressive strength of concrete with the addition of corncob ash in the concrete mixture. The reference used is SNI 03-2834-2000. The concrete test object is cylindrical in shape with 3 samples in each variation. Testing the compressive strength of concrete at the age of 28 days. The results of the compressive strength obtained based on variations of 0%, 0.1%, 0.2% and 0.3% showed the compressive strength figures of 32.05 MPa, 36.48 MPa, 33.09 MPa and 18.29 MPa at age 28 days of concrete testing, the highest compressive strength was found in 0.1% variation, which is 36.48 MPa, this was caused by the distribution of corn cob ash in all directions which was better or more evenly distributed so as to produce more impermeable concrete,