Jurnal Sosial Humaniora (JSH)
2019, Volume 12, Ed. 2
ISSN Online: 2443-3527
ISSN Print: 1979-5521
161 - JSH
Studi Pendahuluan: Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Surabaya melalui Inovasi Olah Mangrove sebagai Tanaman Hias
Iska Desmawati
1
, Muhammad Nasrulloh
2
, Suratno
3
l
Fakultas Sains, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya ,60111, iska_atem@yahoo.co.id
2
Fakultas Desain, Institut Informatika Indonesia, Surabaya, nazh.rull@gmail.com
3
Kelompok Tani Tambak Trunojoyo, Wonorejo, Surabaya
Diterima: 01/07/2019
Direview: 11/10/2019
Diterbitkan: 30/12/2019
Hak Cipta © 2019 oleh Penulis (dkk) dan Jurnal
Sosial Humaniora (JSH)
*This work is licensed under the Creative
Commons Attribution International License (CC
BY 4.0).
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Subject Area : Entrepreneur (Enterpreneur)
Abstract [in ENGLISH]
Surabaya, one of the big cities in Indonesia which has a large coastal area. This
coastal area has a lot of potential for high biodiversity, mainly mangroves. This
study aims to know the first study about potential mangroves, media, and design
for the new concept from mangrove products. Based on this study, we know that
mangroves that have good potential are Rhizophora mucronata, Avicennia marina,
and Bruguiera gymnorhiza. The media used for this study are clay, sand, and local
moss. Design for this houseplant could be modified from kokedama. The result
from this study will continue to the laboratorium and acclimation step and will
name it “MangroveBall” as an icon of tourism from the coastal area in Surabaya
and increase the local economy for the society.
Keywords: ⎯ mangrove; Surabaya; innovation; coastal area
Pendahuluan
Surabaya merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang memiliki berbagai macam potensi wilayah,
sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang secara keseluruhan dapat di asumsikan belum
dimanfaatkan secara optimal. Fungsi Surabaya sebagai kota urban yang terletak di wilayah pesisir memiliki
kecenderungan khas dibanding wilayah urban lain. Selain hal tersebut, aspek sosial dan budaya yang dimiliki
oleh masyarakat lokal dimulai dari jenis bahasa, masakan dan kepercayaan serta sosialisasi bermasyarakat
dapat dijadikan sebagai tolak ukur bagaimana memposisikan Surabaya sebagai kota yang layak untuk menjadi
favorit bagi masyarakat. Sumber daya alam yang dimiliki Surabaya sebagai kota besar juga di asumsikan
belum mampu di manfaatkan secara optimal hingga sekarang, teruatama zona-zona kawasan pesisir yang
sebagaian besar wilayahnya merupakan zona konservasi dan layak untuk diperhitungkan.
Surabaya sebagai kawasan urban memiliki zona wilayah dengan biodiversitas tinggi. Wilayah tersebut
adalah kawasan pesisir di Pantai Timur Surabaya. Kawasan tersebut merupakan daerah yang memiliki
kelimpahan flora dan fauna terutama mamalia, avifauna dan mangrove dengan luas wilayah kurang lebih
2.490 ha. Data dari penelitian Yapeka (2009) menyebutkan bahwa pada kawasan Pantai Timur Surabaya
ditemukan 83 jenis terdiri dari 43 jenis avifauna air dan 40 jenis avifauna arboreal meliputi daerah Wonorejo
dengan 69 jenis avifauna , medokan ayu 58 jenis avifauna dan gunung anyar tambak 44 jenis avifauna. Pantai
Timur Surabaya telah masuk daftar daerah IBA (Important Bird Area) kode ID103 dengan status IBA A4iii
(Congregations). Daerah IBA (Important Bird Area ) A4iii merupakan daerah penting bagi avifauna migran
dengan data pada tahun 2004 disinggahi oleh 20.000 avifauna migran (Bottleneck site). Avifauna migran
Open Access
brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk
provided by Center for Scientific Publication