E-Jurnal Matematika Vol. 8(1), Januari 2019, pp. 42-47 ISSN: 2303-1751 DOI: https://doi.org/10.24843/MTK.2019.v08.i01.p233 42 ANALISIS PRODUK ASURANSI UNIT LINK DI INDONESIA I Nyoman Widana 1§ , Ketut Jayanegara 2 1 Program Studi Matematika, Fakultas MIPA – Universitas Udayana [Email: nwidana@yahoo.com] 2 Program Studi Matematika, Fakultas MIPA – Universitas Udayana [Email: ktjayanegara@unud.ac.id] § Corresponding Author ABSTRACT This paper presents a unit-linked insurance which is a modern insurance. The policyholders will get benefits of insurances and investment. The aim of this research is to analysis of unit link insurance products in Indonesia. Especially to analysis the mortality cost, premium, return, and profit of the product. The method used is a stochastic profit testing method and the results of the study show that mortality cost offered by the three unit link companies selected as the sample of this study are greater than the insurance costs calculated based on the Indonesian Mortality Table. From comparing different unit linked insurance plans, only one plan is sufficient to fund the guarantee. While others have to do a Top-up premium. Keywords: Mortality Cost, Proftit Testing, Premium 1. PENDAHULUAN Asuransi didesain untuk mengatasi masalah-masalah finansial yang ditimbulkan dari kejadian-kejadian yang tidak terduga, seperti kematian, sakit, kebakaran atau kehilangan. Ini berarti asuransi memiliki peran yang vital dalam kehidupan sehari-hari karena dapat meringankan beban hidup seperti menanggung biaya pengobatan jika sakit, biaya perbaikan rumah jika terbakar dan lain-lainnya. (Bowers et al 1997). Berdasarkan periodenya, ada dua jenis asuransi yaitu asuransi tradisional dan asuransi modern. Contoh produk asuransi tradisional adalah asuransi berjangka (term insurance), asuransi jiwa seumur hidup (whole life insurance), dan asuransi dwiguna (endowment insurance). Sedangkan contoh produk asuransi modern adalah unit link yang mengaitkan (link) antara investasi dan asuransi. Perlu diperhatikan bahwa produk asuransi tradisional hanya menawarkan proteksi saja, sedangkan produk asuransi modern selain menawarkan proteksi juga menawarkan investasi. . Saat ini asuransi unit link yang dikemas secara modern berkembang dengan sangat pesat di Indonesia. Produk unit link ini mulai dipasarkan oleh 3 perusahan asuransi di tahun 1997. Saat ini ada lebih dari 41 perusahan yang menawarkan produk unit link. Pesatnya perkembangan ini tentu berkaitan dengan manfaat return dari investasi dan perlindungan dari asuransi yang diperoleh oleh nasabah unit link. Meskipun tumbuh secara pesat, namun sebagian masyarakat belum memahami secara tepat mengenai manfaat dan risiko dari produk unit link ini. Mandal (2016) telah membahas unit link di India dengan menggunakan beberapa parameter untuk membandingkan produk-produknya. Selain itu dalam penelitiannya yang berjudul “Unit Linked Insurance Palans and Their Applications in India” diuraikan juga pendekatan deterministik dan stokastik untuk menghitung profit testing dari produk unit link. Selain itu, Soedibjo dan Fitriati (2009) juga telah menggunakan pendekatan profit testing dalam menghitung penetapan target premi asuransi jiwa syariah untuk mencapai titik impas. Dalam penelitiannya juga dibahas mengenai premi, kinerja investasi dan biaya. Faktor yang mempengaruhi harga premi dari produk unit link ini antara lain adalah