Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa (JIPSK) Akreditasi Jurnal Nasional Sinta 5 ISSN 25280-1852, e-ISSN: 2721-0537 Vol VI, No.02, Desember 2021 213 Perkembangan Industri Penerbangan Dan Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Author 1 Bayu Dananjaya Utama , 2 Jahen Fachrul Rezki Affiliation: Jurusan Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik, Universitas Indonesia, Indonesia. Email: 1 bayu.dananjaya@gmail.com, Received: August 28, 2021 Revised : September 03, 2021 Accepted: September 04 ,2021 Available Online: December 01, 2021 Corresponding author Bayu Dananjaya Utama Universitas Indonesia, Indonesia e-Mail: bayu.dananjaya@gmail.com Abstrak Persaingan bisnis layanan jasa transportasi udara pada saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Penelitian ini melihat pengaruh pertumbuhan ekonomi, kepadatan penduduk, dan jumlah transportasi darat provinsi di Indonesia terhadap jumlah penumpang dan jumlah cargo. Studi ini menggunakan data statistik transportasi udara yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Metode Regresi yang digunakan menggunakan Fixed Effect. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita dan kebijakan pemerintah mengenai tarif batas atas maupun bawah berhubungan positif dan signifikan terhadap jumlah penumpang. Selanjutnya variabel transportasi darat yang diwakili truk memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap cargo. Studi ini juga menemukan kebijakan penerapan batas tarif dapat menganggu keseimbangan pasar. Ketika penerapan tarif batas atas dibawah harga keseimbangan dapat menimbulkan excess demand. Kata Kunci : Industri penerbangan, jumlah penumpang, cargo Abstract Competition in the air transportation service business is currently experiencing very rapid development. This study looks at the effect of economic growth, population density, the number of provincial land transportation in Indonesia on the number of passengers and the number of cargo. This study uses statistical data on air transportation released by the Central Statistics Agency (BPS). The regression method used is the Fixed Effect. The results of this study indicate that GDP per capita and government policies regarding upper and lower limit fares are indicated to have a significant positive effect on the number of passengers when not using the time trend. Furthermore, trucks are indicated to have a significant positive effect on cargo when they do not use the time trend. The policy to impose tariff limits can upset the market balance. When the application of the upper limit rate is below the equilibrium price, it can cause excess demand. Keywords : Aviation industry, number of passengers, cargo Pendahuluan Industri penerbangan merupakan salah satu industri yang bergerak di bidang pelayanan/jasa. Industri penerbangan telah mengalami perkembangan yang sangat pesat, hal ini dibuktikan dengan melonjaknya jumlah penumpang maupun maskapai penerbangan sejak adanya regulasi industri penerbangan (Warpani, 2002). Selama ini penelitian hubungan industri penerbangan dengan ekonomi paling banyak, namun studi mengenai hubungan ekonomi terhadap