143 DUKUNGAN LEMBAGA PENILAIAN KESESUAIAN TERHADAP PARAMETER KUALITAS PRODUK PANGAN FUNGSIONAL Support of the Conformity Assessment Bodys for Quality Parameters of Functional Food Products Danar A. Susanto, Ellia Kristiningrum dan Putty Anggraeni Badan Standardisasi Nasiona l Gedung 430 Lantai 2, Komplek Puspiptek, Muncul, Kec. Setu, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia e-mail: danar@bsn.go.id Diterima: 24 Januari 2020, Direvisi: 20 Februari 2020, Disetujui: 14 Juli 2020 Abstrak Pangan fungsional prospektif untuk dikembangkan di Indonesia dan mempunyai peluang dalam perda gangan ekspor. Pengembangan pangan fungsional perlu didukung dengan jaminan kualitas produk, keberterimaan produk, dan perlindungan produk dalam bentuk pengawasan. Tiga hal ini dapat dilakukan melalui penerapan standardisasi. Jaminan kualitas atas keamanan, keselamatan dan kesehatan produk dilakukan melalui penyusunan dan penerapan Standar Nasional Indoensia (SNI), sedangkan keberterimaan dan pengawasan produk dilakukan melaui penyusunan skema penilaian kesesuian. Penilaian kesesuaian menjadi sangat penting, karena standar tidak akan bisa diterapkan apabila sistem dan skema penilaian kesesuaian tidak ada. Tujuan penelitian ini adalah memetakan lembaga penilaian kesesuaian sebagai infrastruktur mutu penerapan s tandar pangan fungsional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif eksploratif untuk menghimpun informasi awal yang akan membantu upaya menetapkan titik kritis masalah skema penilaian kesesuain dan merumuskan rekomendasi kebijakan skema penilaian kesesuian pangan fungsional. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh sampel 15 jenis produk inovasi pangan fungsional dengan bahan alam kakao, teh, manggis, pisang, mocaf dan teripang. Keenambelas produk tersebut memiliki 36 parameter mutu, 7 parameter keamanan dan 22 komponen bioaktif. Kesiapan lembaga penilaian kesesuaian (laboratorium) yang terakreditasi KAN yang dapat menilai parameter mutu, keamanan dan komponen bioaktif terdiri 64 laboratorium pada bahan alam kakao, 33 laboratorium bahan alam teh, 3 laboratorium bahan alam manggis, 9 laboratorium bahan alam pisang, 23 laboratorium bahan alam mocaf dan 5 laboratorium bahan alam teripang. Kata kunci: komponen bioaktif, pangan fungsional, parameter keamanan, parameter kualitas. Abstract Prospective functional food to be developed in Indonesia and has opportunities in export trade. Functional food development needs to be supported by product quality assurance, product acceptance, and product protection in the form of supervision. These three things can be done through the application of standardization. Quality assurance of product safety, safety and health is carried out through the preparation and application of the Indonesian National Standard (SNI), while product acceptance and supervision is carried out through the preparation of a conformity assessment scheme. Conformity assessment becomes very important because standards cannot be applied if a conformity assessment system and scheme do not exist. The purpose of this study is to map conformity assessment institutions as quality infrastructure for the application of functional food standards. This study uses a descriptive exploratory approach to gather preliminary information that will help efforts to determine the critical point of the suitability assessment scheme problem and formulate policy recommendations for a functional food suitability assessment scheme. Based on the results of the study, obtained a sample of 15 types of functional food innovation products with natural ingredients cocoa, tea, mangosteen, banana, mocaf, and sea cucumber. The sixteenth product has 39 quality parameters, 8 safety parameters, and 24 bioactive components. KAN accredited conformity assessment (laboratory) readiness that can assess quality parameters, safety, and bioactive components consists of 64 laboratories on cocoa natural ingredients, 33 tea natural ingredients laboratories, 3 mangosteen natural material laboratories, 9 banana natural material laboratories, 23 natural material laboratories mocaf and 5 natural sea cucumber laboratories. Keywords: bioactive components, functional food, quality parameters, safety parameters. 1. PENDAHULUAN Produk makanan yang sehat sudah semakin berkembang dengan menjanjikan berbagai kelebihan sebagaimana ditunjukkan baik pada label maupun iklanya. Produk pangan ini dikenal dengan sebutan pangan fungsional. Sifat fungsional dari makanan fungsional ditentukan oleh komponen bioaktif yang terkandung didalamnya, misalnya serat pangan, inulin,