E. S. Bahriah, S. Suryaningsih & D. Yuniati 145 Jurnal Tadris Kimiya 2, 2 (Desember 2017): 145-152 PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA KON SEP KOLOID UNTUK PENGEMBANGAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Evi Sapinatul Bahriah 1 , Siti Suryaningsih 1 dan Dewi Yuniati 1 1 Pendidikan Kimia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jl. Ir. H. Juanda No. 95 Ciputat Jakarta 15412 Indonesia E-mail: evi@uinjkt.ac.id ABSTRAK Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menelusuri keterampilan proses sains siswa yang dikembangkan oleh guru pada konsep koloid melalui pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini melibatkan subyek penelitian sebanyak 35 siswa. Data-data diperoleh dari lembar observasi pembelajaran untuk mengetahui keterampilan proses sains yang dikembangkan siswa dan angket yang digunakan untuk menjaring respon siswa terhadap pembelajaran. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa siswa telah memiliki semua indikator keterampilan proses sains yang termasuk kategori baik (nilai rerata 78,41). Siswa memberikan respon yang positif terhadap pembelajaran, karena merasa lebih paham, meningkatkan motivasi dan minat belajar. Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek, keterampilan proses sains, koloid ABSTRACT A research aimed to explore students' science process skills in colloid concept through project-based learning. This research involved 35 research subjects. The data obtained from observation sheets learning to know the science process skills developed by students and questionnaires were used to collect the students' response to learning. The data are analyzed descriptively. Results from this study showed that the students had all the indicators of science process skills with good value (average value 78.41). Students give a positive response to learning, because they feel more understanding, increase motivation and interest in learning. Keywords: project based learning, students science process skills, colloid DOI: https://doi.org/10.15575/jtk.v2i2.1883 1. PENDAHULUAN Perubahan cepat dalam sains dan teknologi akhir-akhir ini telah mempengaruhi Pendidikan. Pendidikan sains memerankan peran penting dalam masa depan. Secara global, negara terus berupaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan sains khususnya di negara berkembang (Rauf, et.al, 2013). Pendidikan sains sangat penting untuk diajarkan di sekolah dan dikuasai oleh peserta didik. Pentingnya pendidikan sains di sekolah bukan hanya berpusat pada dunia, namun penting juga dalam pengembangan teknologi dalam membentuk sikap ilmiah, meningkatkan keterampilan dan memberikan kesempatan bagi peserta didik dalam pembangunan budaya masyarakat (Sukarno, dkk, 2013). Oleh karena itu, siswa saat ini harus bisa beradaptasi dengan perubahan dunia teknologi yang berkembang. Selain itu, sistem pendidikan perlu dimodifikasi agar siswa dapat mengaktifkan cara belajar mereka untuk mencapai pengetahuan, untuk mengembangkan solusi untuk menyelesaikan masalah yang belum diketahui dan untuk