https://journal.unismuh.ac.id/index.php/kimap/index Volume 2, Nomor 3, Juni 2021 PERAN BADAN PERTANAHAN NASIONAL DALAM MENGOPTIMALISASI PENYELESAIAN KONFLIK LAHAN DESA MAROANGIN KECAMATAN MAIWA KABUPATEN ENREKANG Sukran 1* , Anwar Parawangi 2 , Adnan Ma’ruf 3 1. Ilmu Administrasi Negara, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia 2. Ilmu Administrasi Negara, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia 3. Ilmu Administrasi Negara, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia Abstract This study purposed to find out how the position and the National Land Agency of Enrekang Regency work together with the local government of Enrekang Regency in optimizing conflict resolution. This study used qualitative methods carried out by collecting data through library research, field research in the form of observations, in-depth interviews and document research. The results of this study showed that the role of the Enrekang Regency National Land Agency had been proceeding, it could be seen from the regulator's point of view actually arranging to find out the clarity of the conflict that occurred between PT. PN XIV and the community of Maroangin Village, Maiwa sub-district, aspects of the dynamics of the government both sub- districts and village mobilized participation to maintain the dynamics of regional conflict if the meeting did not get a meeting point. This was a step taken by the government, the facilitator aspect facilitated the government from the sub-district to get and discuss the problems together that were the basis of the conflict. and as an actor so that this problem had not been resolved until now but this land conflict was lingering until now. Keywords: role, land conflict, conflict solving Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana posisi dan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Enrekang bekerja sama dengan pemerintah daerah Kabupaten Enrekang dalam mengoptimalisasi penyelesaiaan konflik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dilaksanakan dengan cara mengumpulkan data melalui penelitian kepustakaan, penelitian lapangan berupa observasi, wawancara mendalam dan penelitian dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Enrekang sudah berjalan dengan sebagaimana mestinya dilihat dari sisi regulator benar-benar mengatur untuk mencari tau kejelasan dari konflik yang terjadi antar PT. PN XIV dan masyarakat Desa Maroangin Kecamatan Maiwa, aspek dinamisator pemerintah baik itu kecamatan ataupun pemerintah desa menggerakkan partisipasi untuk memelihara dinamika konflik daerah apabila musyawara tidak mendapat titik temu. Ini merupakan langkah yang di ambil oleh pemerintah, aspek fasilitator memfasilitasi pemerintah dari kecamatan untuk berkumpul dan membahas permasalahan yang menjadi dasar terjadinya konflik. dan sebagai aktor agar permasalahan ini belum terselesaikan samapi saat ini namun konflik lahan ini meredah hingga saat ini. Kata Kunci: peran, konflik lahan, penyelesaian konflik * sukran@gmail.com brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Electronic Journal Muhammadiyah University of Makassar