201 Permodelan Dinamik dan Peramalan Tarif Angkutan Pelayaran Curah Kering, Anton Ferdiyansyah, Luky Adrianto, Bagus Sartono Permodelan Dinamik dan Peramalan Tarif Angkutan Pelayaran Curah Kering Dynamic Modeling and Forecasting the Drybulk Freight Anton Ferdiansyah 1, *, Luky Adrianto 2 , Bagus Sartono 3 1,2,3 Sekolah Bisnis Pascasarjana IPB Jl. Raya Darmaga Kampus IPB Darmaga Bogor 16680 E-mail: *antonf.jr@gmail.com Diterima : 22 Agustus 2017, revisi 1: 10 September 2017, revisi 2: 22 Oktober 2017, disetujui: 10 Desember 2017 Abstract This paper makes a forecast of dry bulk freight index (BDI) using a dynamic system modeling, through an investigation of the dry bulk freight market over the period from 1991 to 2016. The objective of this research is to determine the structure of the Drybulk Freight Market and based on the structure defned, and the model will be made to forecast the index in the future. Hopefully, the information regarding the future index shall help the stakeholder in the industry to anticipate any volatility and thus minimizing the risk from it. Linear Regression, time series analysis, and dynamics demand/supply model are examined to identify the appropriate methods for forecasting freight rates in the market. The results from the scenario which zero vessel growth shows BDI rise immensely fast. On the contrary with the scenario which vessel growth about 6.93% per year shows the BDI is challenging to increase although in 2017 seems there signifcantly rises to 73% however in the following years BDI decline again due to feet growth is not comparable with the increase in demand that only around 3.7% per year. As a conclusion feet growth can be determined as one of the crucial factors that affecting BDI, and the BDI condition currently will diffcult to rise from the lower level if there is no attempt from shipowners to reduce the number of the existing feet in the market. Keywords: Baltic Dry Index (BDI), drybulk freight market, freight forecasting, shipping supply and demand, system dynamic modeling. Abstrak Penelitian ini memprediksi indeks tarif angkutan pelayaran curah kering (BDI) menggunakan pemodelan sistem dinamik dengan menggunakan data variabel untuk periode 1991 sampai 2016. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai pembentukan tarif angkutan di pelayaran curah kering dan kemudian atas gambaran tersebut dilakukan pemodelan untuk meramalkan tarif ke depannya, menggunakan metode regresi linier, analisis deret waktu dan model dinamik permintaan/penawaran dibahas untuk mengidentifkasi metode yang tepat untuk meramalkan tingkat harga di pasar tarif. Sehingga diharapkan dengan adanya informasi mengenai tarif di masa depan akan memungkinkan bagi para pelaku industri untuk mengantisipasi volatilitas dan dapat meminimalkan risiko. Hasilnya menunjukkan pada skenario dengan pertumbuhan armada kapal nol persen ternyata BDI sangat cepat kenaikannya, sedangkan pada skenario sedang dengan laju pertumbuhan armada kapal sekitar 6,93% per tahunnya menunjukkan bahwa BDI sulit mengalami kenaikan walaupun di tahun 2017 sempat naik 73% namun di tahun berikutnya kembali mengalami penurunan akibat pertumbuhan armada kapal yang tak sebanding dengan kenaikan jumlah permintaan yang hanya di kisaran 3,7% per tahunnya. Sehingga kesimpulannya adalah pertumbuhan armada kapal cukup penting dalam mempengaruhi fuktuasi BDI, dan kondisi BDI saat ini akan sulit naik dari level rendahnya jika ada tidak ada usaha dari para pemilik kapal untuk mengurangi jumlah armada yang ada di pasaran Kata kunci: Baltic Dry Index (BDI), model sistem dinamik, pasar tarif angkutan curah kering, peramalan tarif angkutan pelayaran, permintaan dan penawaran pelayaran. http://dx.doi.org/10.25104/warlit.v29i2.586