Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review 2 (1) (2017) 1-16
Politik Indonesia
Indonesian Political Science Review
http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JPI
Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa di Desa Budugsidorejo Kabupaten
Jombang Tahun 2015
Andi Setiawan
1
, Muhtar Haboddin
1
, Nila Febri Wilujeng
1
1
Universitas Brawijaya, Indonesia
Info Artikel Abstrak
Sejarah Artikel:
Diterima 10 Agustus 2016
Disetujui 20 Desember 2016
Dipublikasi 15 Januari 2017
Penelitian ini menjelaskan tentang akuntabilitas pengelolaan alokasi dana desa
(ADD) di Desa Budugsidorejo Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang tahun
2015. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menjelaskan ada
tidaknya akuntabilitas dalam pengelolaan ADD di tahun 2015. Teori yang dijadikan
dasar dalam melihat akuntabilitas ADD adalah konsep akuntabilitas menurut
Rahardjo Adisasmito dimana untuk melihat akuntabiltas dalam pengelolaan
keuangan dapat dilihat dari indikator akuntabilitas keuangan, akuntabilitas manfaat,
dan akuntabilitas prosedural. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kualitatif dan penentuan informan dengan menggunakan teknik purposive
sampling.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akuntabilitas dalam pengelolaan
ADD sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku serta dapat terwujud karena
adanya pengawasan internal maupun eksternal. Dengan adanya pengawasan tersebut
memunculkan adanya kesadaran bahwa program yang didanai dari ADD harus
dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.
Keywords:
Village Fund Allocation;
Accountability; Oversight
Abstract
This study describes the accountability of the management of village fund allocation
(ADD) in the village Budugsidorejo Sumobito District of Jombang in 2015. The aim
of this study is to describe and explain the presence or absence of accountability in
the management of ADD in 2015. The theory that formed the basis of looking at
accountability ADD is Rahardjo Adisasmito concept of accountability by which to
see accountability in financial management can be seen from the indicators of
financial accountability, accountability benefits and procedural accountability. This
study uses qualitative descriptive method and determination of informants by using
purposive sampling technique. The results of this study indicate that accountability
in the management of ADD are in accordance with the applicable procedures and
can be realized because of the internal and external oversight. Given such
surveillance raises their awareness that the programs funded from ADD should be
accounted for as well as possible.
© 2017 Universitas Negeri Semarang
ISSN 2477 – 8060
Alamat korespondensi:
Gedung Darsono Lt 2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Email: Andisetiawan459@gmail.com