Jurnal Sipil Statik Vol.7 No.2 Februari 2019 (285-290) ISSN: 2337-6732 285 EVALUASI TEKNIS PENGGUNAAN KOLOM KOMPOSIT BAJA BETON PADA BANGUNAN BERTINGKAT BANYAK Ade Putra Alfirdaus Servie O. Dapas, Banu Dwi Handono Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Sam Ratulangi Manado email: adealfirdaus29@gmail.com ABSTRAK Saat ini kolom pada bangunan tinggi banyak menggunakan material beton bertulang. Seiring berkembangnya teknologi, kayu dan beton yang selama ini digunakan penuh dalam setiap pembangunan gedung, kini sudah mulai beralih menggunakan material baja. Pada akhirnya terciptalah berbagai metode dalam desain struktur salah satunya struktur komposit yang terdiri dari gabungan baja dan beton. Dengan menggunakan material baja ini selain dapat mengurangi masalah bagi lingkungan juga proses pengerjaannya yang terbilang lebih cepat dari konstruksi beton bertulang biasa. Pada penelitian ini didesain 3 model gedung lantai 15 dengan dimensi bangunan 24x36 m 2 dimana masing-masing model kolom materialnya menggunakan beton bertulang, baja dan komposit baja- beton. Didesain dengan fungsi gedung, wilayah gempa dan pembebanan yang sama, yang nantinya akan dibandingkan ketiga kolom tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolom komposit baja-beton lebih optimal untuk digunakan pada struktur gedung yang direncanakan. Hal ini ditunjukkan dengan dimensi yang lebih kecil, kebutuhan materialnya lebih rendah juga memiliki kelebihan struktur yang cenderung menyerupai kolom baja serta memiliki ketahanan terhadap bahaya kebakaran. Kata Kunci: Bangunan bertingkat, Kolom Komposit, Kolom Beton Bertulang, SAP 2000. PENDAHULUAN Latar Belakang Pada saat ini kolom komposit sudah banyak kita temui dilapangan. Kolom komposit dapat digunakan baik pada gedung bertingkat rendah (gudang, tempat parkir, dll) dan maupun pada gedung bertingkat tinggi. Selain itu kolom komposit yang sangat berdekatan yang dihubungkan dengan balok dapat digunakan disekeliling luar gedung bertingkat tinggi untuk menahan beban lateral. Pada Penelitian ini, akan dianalisa suatu struktur 15 lantai dan bangunan akan direncanakan dengan menggunakan material beton bertulang, baja dan juga komposit pada material kolomnya, dan nantinya akan dibandingkan ketiganya. Kolom adalah batang tekan vertikal dari rangka (frame) struktural yang memikul beban dari balok. Kolom meneruskan beban-beban dari elevasi atas ke elevasi yang lebih bawah hingga akhirnya sampai ke tanah melalui pondasi. Karena kolom merupakan komponen tekan, maka keruntuhan pada kolom merupakan lokasi kritis yang dapat menyebabkan collapse (runtuh) pada lantai yang bersangkutan dan juga runtuh batas total (ultimate total collapse) seluruh strukturnya (Nawi, 2003). Kolom juga dapat dibuat secara komposit yaitu kolom baja yang terbuat dari profil baja diletakan dalam beton bertulang atau terbuat dari pipa besi dan diisi dengan beton. Perbandingan luas baja dengan luas penampang kolom paling sedikit 1% agar memenuhi syarat sebagai kolom komposit. (SNI-03-1729-2015). Keuntungan utamanya yang didapat dengan mendesain kolom sebagai kolom komposit adalah kapasitas menahan beban yang besar meskipun dengan penampang yang kecil. Khusus untuk kolom komposit dengan penyelimutan beton juga membawa keuntungan lain, yaitu : 1. Ketahanan terhadap api dan korosi yang lebih baik dibandingkan kolom baja biasa. 2. Efek penguatan dalam melawan tekuk. 3. Kemampuan kolom komposit memikul beban aksial dan lentur lebih besar dibandingkan kolom beton bertulang. Rumusan Masalah Pada penggunaan material baja-beton yang didesain kolom komposit memerlukan perhitungan yang lebih kompleks dibanding