Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Volume IV No. 3, Desember 2017 1 ANALISIS DAMPAK PROGRAM CETAK SAWAH TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN PETANI PADI DI DISTRIK TANAH MIRING KABUPATEN MERAUKE Herbekti Riandjumahge 1 Ida Ayu Purba Riani 2 purbariani@feb.uncen.ac.id Flora Yvonne de Quelyoe 3 Hans Z. Kaiwai 4 Abstrak Untuk meningkatkan produksi padi dalam rangka memenuhi ketersediaan beras maka produksi harus ditingkatkan, salah satunya dengan penambahan perluasan areal tanam. Dengan adanya program cetak sawah baru di Kabupaten Merauke, diharapkan program yang telah dan yang akan dijalankan apakah dapat mengurangi permasalahan yang terdapat di tingkat petani sehingga dapat memberikan kontribusi yang menyata bagi petani padi yaitu meningkatkan pendapatan petani padi.Sasaran kegiatan Perluasan Sawah diarahkan pada lahan-lahan pertanian yang potensi untuk dikembangkan menjadi lahan petanian produktif dan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan lahan pertanian. Dengan adanya perluasan sawah ini diharapkan masyarakat dapat menyediakan beras untuk peningkatan ketahanan pangan di wilayahnya dan mampu meningkatkan produksi padi di Kabupaten Merauke. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya perbedaan tingkat produktivitas lahan dan pendapatan petani sebelum menerima dan sesudah menerima Bantuan Program Cetak Sawah di Kampung Ngguti Bob Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke. Hasil penelitian ini membuktikan rata-rata produktivitas lahan yang dihasilkan sebelum menerima bantuan program cetak sawah sebesar 4,00 ton/ha, sedangkan sesudah menerima bantuan cetak sawah sebesar 4.24 ton/ha. Pendapatan terbanyak pada petani sebelum menerima program cetak sawah pada kisaran pendapatan Rp. 15.500.000 s/d 18.000.000. Pendapatan tertinggi petani sesudah menerima program cetak sawah pada kisaran Rp. 27.500.000 s/d Rp. 30.000.000. Kata kunci : Cetak Sawah, Pendapatan Petani PENDAHULUAN Sektor pertanian mempunyai peranan yang cukup besar baik secara langsung maupun tidak langsung dalam pembangunan perekonomian. Secara langsung, sektor pertanian memiliki peranan dalam kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB), penciptaan ketahanan pangan, perolehan devisa melalui ekspor hasil pertanian, pengentasan kemiskinan, penyediaan lapangan kerja, menanggulangi kemiskinan masyarakat yang semakin meningkat dan pengendalian inflasi. Pembangunan pertanian merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Dimana tujuan utama pembangunan pertanian adalah untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat petani. Dimana sasaran utama pembangunan nasional jangka panjang adalah terciptanua struktur ekonomi yang seimbang, dimana sektor industri yang juat didukung oleh sektor pertanian yang tangguh. Dalam Undang Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, disebutkan ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perorangan, yang tercemin dari tersedianya pangan yang cukup, merata dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat untuk dapat hidup sehat, aktif dan produktif secara berkelanjutan. Salah satu indikator untuk 1 Alumni Magister Ilmu Ekonomi FEB UNCEN 2 Staf Pengajar Jurusan Ilmu Ekonomi FEB UNCEN 3 Staf Pengajar Jurusan Ilmu Ekonomi FEB UNCEN 4 Staf Pengajar Jurusan Ilmu Ekonomi FEB UNCEN