RANCANG BANGUN PULSE OXIMETRY DIGITAL BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 16 Rifki Yanuardhi, Duddy Soegiarto, S.T.,M.T, Anang Sularsa, S.T,M.T Program Studi Teknik Komputer, Telkom Applied Science School rifkiyanuardhi@gmail.com, dds@politekniktelkom.ac.id, ananks@gmail.com Abstrak Pulse oximetry adalah suatu alat dengan metode tanpa melukai bagian tubuh (non-invasive) untuk mengukur kadar hemoglobin (Hb) dalam darah. Alat pulse oximetry menggunakan perbedaan panjang gelombang dari cahaya merah (660 nm) dan cahaya inframerah (940 nm) yang ditangkap oleh sensor deteksi setelah melewati pembuluh balik dan pembuluh kapiler pada ujung jari telunjuk. Mikrokontroller ATmega 16 digunakan untuk memproses data sedangkan LCD digunakan untuk menampilkan hasil pengukuran dari sensor tersebut.Data dari sensor deteksi tersebut dikirim ke mikrokontroller kemudian langsung dapat ditampilkan ke LCD. Di mikrokontroller, data tersebut diolah kemudian diproses untuk mendapatkan data oksigen saturasi (SpO2). Batas normal oksigen saturasi dalam darah adalah diatas 70%. Hasil pengujian haemoglobin dengan alat yang dibuat mempunyai tingkat kesalahan sebesar 1,5% dibandingkan dengan dengan alat ukur standar. Kata kunci: Pulse Oximetry, Non-invasive, dan Mikrokontroler Abstract Pulse oximetry is a tool with a method without injuring parts of the body (non-invasive) to measure levels of hemoglobin (Hb) in the blood. Tools pulse oximetry using different wavelengths of red light (660 nm) and infrared light (940 nm) are captured by the sensor detection after passing through the veins and capillaries at the tip of the index finger. Microcontroller ATmega 16 is used to process the data, while the LCD is used to display the measurement results of the sensor. Data from the detection sensor is sent to the microcontroller and then directly to the LCD display. The microcontroller, the data is processed and then processed to obtain the data of oxygen saturation (SpO2). The normal range of oxygen saturation in the blood is above 70%. Hemoglobin test results with tools made to have an error rate of 1.5% compared to the standard measuring devices. Keywords: Pulse Oximetry, Non-invasive, and Microcontroller 1. Pendahuluan Teknologi elektronika berkembang pesat hingga merambat ke bidang elektronika medis. Oximetry merupakan salah satu metode penggunaan alat untuk memonitor keadaan saturasi oksigen dalam darah (arteri), tanpa harus melalui analisa tes darah. Oximetry merupakan salah satu alat yang sering digunakan di rumah sakit saat dilakukan proses pembedahan untuk mengetahui saturasi oksigen dalam darah. Saturasi adalah persentase dari pada hemoglobin yang mengikat oksigen dibandingkan dengan jumlah total hemoglobin yang ada di dalam darah. Cara kerja oximetry yaitu mengukur intensitas cahaya LED yang dipaparkan di permukaan kulit jari setelah melewati kulit dan berinteraksi dengan sel darah merah. Alat ini bertujuan untuk mengukur saturasi oksigen darah dengan observasi absorpsi gelombang optik yang melewati kulit dan berinteraksi dengan sel darah merah. Dengan membandingkan absorpsi cahaya, alat tersebut dapat menentukan kadar saturasi oksigen dalam darah. Di Indonesia banyak distributor yang menjual oximetry dengan harga yang relatif masih mahal. Hal ini dikarenakan ketersediaan oksimeter masih mengimpor barang dari luar Indonesia. Berdasarkan uraian sebelumnya, oximetry masih memungkinkan untuk dibuat dengan komponen dalam negeri karena bahan penyusun sensor fotodetektor seperti LED cahaya tampak dan LED inframerah terdapat dalam jumlah besar. Berawal ISSN : 2442-5826 e-Proceeding of Applied Science : Vol.2, No.1 April 2016 | Page 332 brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Open Library