MEMBANGUN SISTEM PENGUJIAN KEAMANAN APLIKASI ANDROID MENGGUNAKAN MOBSF 1 Aan Kartono, 2 Anang Sularsa, 3 Setia Juli Irzal Ismail. 1 Computer Engginering, Telkom University, Bandung, Indonesia. 1 aankartono@student.telkomuniversity.ac.id, 2 anang@tass.telkomuniversity.ac.id, 3 jul@tass.telkomuniversity.ac.id. Abstrak: Smartphone sekarang sudah didukung oleh aplikasi-aplikasi yang beragam yang sangat membantu untuk kehidupan sehari-hari. Tapi dari banyaknya aplikasi android ada beberapa aplikasi yang tersusupi malware berbahaya yang tanpa disadari dapat merusak ponsel itu sendiri, aplikasi yang sudah tersusupi malware juga dapat mencuri data pengguna yang tersimpan pada ponsel tersebut. Mobile Security Framework (MobSF) dapat menganalisis malware pada aplikasi android dengan melakukan analisis statik dan dinamis, dalam melakukan proses analisis yang kemudian akan memberikan hasil berupa laporan yang menyatakan bahwa aplikasi android tersebut terbebas dari malware berbahaya oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Proyek akhir ini menggunakan Mobile Security Framework (MobSF) sebagai perangkat lunak untuk menganalisis aplikasi android. Berbagai macam jenis malware android dapat terdeteksi seperti diantaranya Trojan, Ransomware, Adware, dan sebagainya. Mobile Security Framework (MobSF) juga dapat mengetahui source code yang berbahaya pada sebuah aplikasi android. Kata Kunci : Mobile Security Framework (MobSF), Aplikasi android 1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Perkembangan Pada era globalisasi ini, perkembangan teknologi semakin pesat. Penggunaan ponsel lebih didominasi oleh ponsel pintar yang lebih dikenal dengan nama smartphone, ada berbagai jenis sistem operasi yang digunakan smartphone seperti, IOS, Windows Phone, dan Android. Smartphone dengan sistem operasi android merupakan smartphone yang paling banyak digunakan saat ini di seluruh dunia, dengan didukung oleh aplikasi-aplikasi beragam yang bertujuan untuk memudahkan kehidupan manusia sehari-hari. Namun dari banyaknya aplikasi yang tersedia untuk smartphone android ada beberapa aplikasi-aplikasi android yang berbahaya yang tanpa disadari dapat membahayakan smartphone penggunanya sendiri, beberapa contoh aplikasi-aplikasi yang dapat merugikan diantaranya aplikasi baterai palsu, aplikasi memori palsu, antivirus palsu, dan aplikasi pihak ketiga lainnya yang banyak tersebar di google. Alasan mengapa aplikasi- aplikasi tersebut termasuk berbahaya karena aplikasi tersusupi malware yang dapat merusak perangkat maupun mencuri data pengguna. Mobile Security Framework (MobSF) adalah framework pengujian otomatis bersifat open-source, yang mampu melakukan analisis statis dan dinamis dalam melakukan proses analisis akan menampilkan hasil berupa laporan mengenai aplikasi android tersebut. Berdasarkan hal tersebut penulis akan membangun sebuah sistem keamanan aplikasi android dengan menggunakan Mobile Security Framework (MobSF) untuk dapat mengetahui adanya malware berbahaya pada aplikasi android. Dengan menggunakan Mobile Security Framework (MobSF) akan dilakukan analisis statis dan dinamis pada beberapa aplikasi android yang ada di Web dan sampel yang sudah mengandung malware, yang kemudian akan dianalisis lebih lanjut mengenai hasilnya yang berupa source code program. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang terdapat diatas, maka rumusan masalah pada proyek akhir ini adalah : 1. Bagaimana cara mengetahui adanya malware pada aplikasi android ? 2. Bagaimana cara menggunakan Mobile Security Framework (MobSF) untuk menganalisis malware yang ada di aplikasi android ? 1.3 Tujuan Tujuan dari proyek akhir ini adalah : 1. Menggunakan Mobile Security Framework (MobSF) sebagai analasis keamanan dari aplikasi android. 2. Menganalisis source code yang didapat dengan Mobile Security Framework (MobSF). 1.4 Batasan Masalah Batasan masalah yang digunakan untuk membatasi masalah dalam proyek akhir ini adalah : 1. Menggunakan Mobile Security Framework (MobSF) sebagai framework pendeteksi keamanan aplikasi android yang digunakan. ISSN : 2442-5826 e-Proceeding of Applied Science : Vol.5, No.1 April 2019 | Page 146 brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Open Library