Jurnal Jamu Indonesia (2021) 6(2):68-74 Artikel Penelitian ISSN 2407-7178 eISSN 2407-7763 DOI: https://doi.org/10.29244/jji.v6i2.209 Penulis Tita Juwitaningsih 1* , Sri Adelia Sari 1 ,Iis Siti Jahro 1 , Neneng Windayani 2 Afiliasi 1 Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Medan, Medan, North Sumatera, Indonesia 20221 2 Department of Science Education, Faculty of Tarbiyah and Education, Sunan Gunung Djati State Islamic University, Bandung 40614, Indonesia. Kata Kunci Secang, Caesalpinia sappan L Fitokimia antibakteri Keywords Secang, Caesalpinia sappan L phytochemical antibacterial Diterima 11 Desember 2020 Direvisi 28 April 2021 Disetujui 7 Juni 2021 *Penulis Koresponding Tita Juwitaningsih email: juwitaningsih@gmail.com ABSTRAK Di Sumatera Utara batang tumbuhan secang (Caesalpinia Sappan L) telah digunakan dalam pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk analisis fitokimia ekstrak aseton batang C. sappan L dan mengetahui potensinya sebagai antibakteri. Uji fitokimia menggunakan metode spektroskopi 1 H-NMR. Uji aktivitas anti bakteri dilakukan terhadap terhadap enam bakteri patogen, meliputi uji difusi cakram kertas, penentuan minimum inhibitory concentration (MIC) dengan metode mikrodilusi dan minimum bactericidal concentration (MBC). Berdasarkan data spektroskopi 1 H-NMR, ekstrak batang aseton C. Sappan L mengandung golongan senyawa flavanoid dan terpenoid serta memiliki aktivitas terhadap semua bakteri uji dengan zona hambat pada kisaran 6,20 ± 0,53 10,93 ± 2,55 mm, MIC 312 5000 µg / mL dan MBC 625-> 5000 µg / mL. Aktivitas terbaik ditunjukkan oleh ekstrak aseton C. sappan terhadap S. aureus ATCC 25923 dengan MIC 312 µg / mL. C. sappan L merupakan sumber potensial senyawa antibakteri baru. ABSTRACT In North Sumatra, the stem of the secang (Caesalpinia Sappan L) has been used in traditional medicine. This study aimed to conduct phytochemical analysis of the acetone extract of C. sappan and determine its antibacterial potency. Phytochemical test using 1H-NMR spectroscopy method andantibacterial activity were carried out on six pathogenic bacteria, including paper disc diffusion tests, determination of the minimum inhibitory concentration (MIC) using the microdilution method, and minimum bactericidal concentration (MBC). Based on 1H-NMR spectroscopic data, the acetone stem extract of C. Sappan L contains flavonoids and terpenoids and has activity against all tested bacteria with an inhibition zone in the range of 6.20 ± 0.53 - 10.93 ± 2.55 mm, MIC 312 - 5000 µg / mL and MBC 625-> 5000 µg / mL. The acetone extract of C. sappan showed the best activity against S. aureus ATCC 25923 with a MIC of 312 µg / mL. C. sappan L is a potential source of new antibacterial compounds. Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Aseton Secang (Caesalpinia sappan L) Phytochemical analysis and Antibacterial Activity of Acetone Extract of Secang (Caesalpinia sappan L)