AVERROUS : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Vol.8 No.2 November 2022 Page 40 Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dan Status Gizi Anak dengan Kejadian ISPA pada Anak Usia 0-5 Tahun di Kabupaten Lombok Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Putu Shanti Ayudiana Budi 1) , Ananta Fittonia Benvenuto 2) , Fahriana Azmi 3) , I Putu Dedy Arjita 4) 1) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar 2,3,4) Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar *corresponding author : author 1 @shantiayudiana0@gmail.com Abstrak ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) merupakan penyakit menular saluran pernapasan atas atau bawah yang menimbulkan spektrum penyakit dari infeksi ringan sampai parah dan mematikan. Tingkat pendidikan ibu dan status gizi merupakan faktor tidak langsung dengan kejadian ISPA pada anak khususnya usia 0 5 tahun. Gizi buruk berhubungan dengan kondisi daya tahan tubuh menurun. Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Kabupaten serta seluruh Puskesmas di Kabupaten Lombok Utara pada bulan Juli 2022. Sampel penelitian sebanyak 207 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Chi Square. Batas nilai signifikasi adalah (p≤ 0.05). Hasil Penelitian : Penelitian menunjukkan dari 207 responden, anak yang positif mengalami ISPA dengan pendidikan ibu menengah sebanyak 155 orang (74,90%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa nilai p - value < 0,05 (p - value = 0,00). Berdasarkan variabel status gizi, dari 207 responden didapatkan responden yang positif mengalami ISPA dengan gizi kurang sebanyak 139 orang (95,90%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa nilai p- value < 0,05 (p- value = 0,00). Nilai PR yang didapatkan pada penelitian ini PR > 1 (PR = 6,76) (CI 95% = 2,46 18,57). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dan status gizi anak dengan kejadian ISPA pada anak usia 0 5 tahun di Kabupaten Lombok Utara Provinsi NTB. Kata kunci : ISPA, Status Gizi Anak, Tingkat Pendidikan Ibu, Anak. Abstract ARTI (Acute Respiratory Tract Infection) is an infectious disease of the upper or lower respiratory tract that can cause various spectrums of disease from mild infection to severe and deadly disease, depending on the pathogen causing it. Mother's education level and nutritional status are factors that are indirectly related to the incidence of ARTI in children. Nutritional status has an important role in the child's immune system. Observational analytic quantitative research with a cross sectional study design. The sampling technique used consecutive sampling. The study was conducted at District Hospitals and all Public Health Centers in North Lombok Regency in July 2022. The research sample was 207 respondents . The data obtained were analyzed by Chi Square test. The limit of significance value is (p≤ 0.05). The study showed that from 207 respondents, 155 children (74.90%) who had positive ARTI had middle maternal education. The results of the bivariate analysis showed that the p-value <0.05 (p-value = 0.00). Based on the nutritional status variable, from 207 respondents, 139 people (95.90%) positively experienced ARTI with malnutrition. The results of the bivariate analysis showed that the p-value < 0.00 (p-value = 0.00). The PR value obtained in this study was PR > 1 (PR = 6.76) (95% CI = 2.46 18.57). There is a significant relationship between the mother's education level and nutritional status of children incidence of ARI in children aged 0-5 years in North Lombok Regency, NTB Province. Keywords : ARTI, Child Nutritional Status, Education Level of Mother, Child