71 Keanekaragaman Kupu-Kupu Superfamili Papilinoidea (Lepidoptera) di Kawasan Hutan Pendidikan Gunung Walat, Suka- bumi, Jawa Barat Irnayanti Bahar, Tri Atmowidi, Djunijanti Peggie KEANEKARAGAMAN KUPU-KUPU SUPERFAMILI PAPILIONOIDEA (LEPIDOPTERA) DI KAWASAN HUTAN PENDIDIKAN GUNUNG WALAT SUKABUMI, JAWA BARAT DIVERSITY OF BUTTERFLIES SUPERFAMILY PAPILIONOIDEA (LEPIDOPTERA) IN GUNUNG WALAT EDUCATION FOREST, WEST JAVA Irnayanti Bahar 1 , Tri Atmowidi 1 , Djunijanti Peggie 2 1 Departemen Biologi, FMIPA, IPB, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680 2 Bidang Zoologi, Pusat Penelitian Bogor LIPI, Gedung Widyasatwaloka, Jl. Raya Jakarta Bogor Km.46, Cibinong 16911 e-mail: irnayantibahar@yahoo.co.id (diterima Juli 2015, direvisi Juni 2016, disetujui Juli 2016) ABSTRAK Kupu-kupu adalah serangga holometabola yang kelangsungan hidupnya tergantung pada ketersediaan tanaman pakan.Tujuan penelitian ini adalah mempelajari keanekaragaman spesies kupu-kupu dan mengamati interaksinya dengan tumbuhan berbunga di Hutan Pendidikan Gunung Walat. Keanekaragaman kupu-kupu diamati dengan menggunakan metode scan sampling dan metode Mark Release and Recapture (MRR) pada pukul 08:00- 11:00 dan 13:00-16:00 WIB dengan 10 ulangan pada tiap habitat dari bulan September sampai November 2014. Penelitian dilakukan pada empat tipe habitat, yaitu tegakan pinus, tegakan agatis, tegakan puspa, dan tegakan campuran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 68 spesies kupu-kupu yang diamati. Keragaman kupu-kupu yang paling tinggi terdapat di tegakan pinus (H’= 2.53) dan paling rendah di tegakan campuran (H’=2.15). Ditemukan salah satu spesies kupu-kupu dilindungi di Indonesia yaitu Troides helena. Kata kunci: nektar, proboscis, korelasi ABSTRACT Butterflies are holometabolous insects and their survival depends on the availability of food plants for caterpillars and adults. Aims of the research were to study the diversity of butterflies and their interaction with flowering plants in Gunung Walat Education Forest. Butterfly diversity was observed using scan sampling method and mark release recap- ture method (MRR) during 08:00-11:00 am and 13:00-16:00 pm with 10 replications on each habitat from September to November 2014. Butterfly diversity was assessed in four types of habitat: pine stands, agatis stands, puspa stands, and mixed stands. The results showed that 68 species of butterflies were found. The highest diversity of butterflies was found in pine stands (H'= 2.53) and the lowest was in mixed stands (H'=2.15). One of the protected butterfly species in Indone- sia, Troides Helena, was found in Gunung Walat. Key words: nectar, proboscis, correlation PENDAHULUAN Kupu-kupu merupakan bagian dalam rantai makanan, yaitu berperan sebagai kon- sumen pertama, mangsa bagi predator, preda- tor kupu-kupu yaitu burung, katak, monyet, ular, tikus, kelelawar, laba-laba, dan kumbang (Miller 2003) dan berperan dalam penyer- bukan tumbuhan (Faegri 1971). Kupu-kupu dewasa mengunjungi bunga untuk mengisap nektar sebagai salah satu sumber pakannya (Herrera 1987, Peggie 2014b) dengan menggunakan probosis (Krenn 2004). Nektar mengandung gula dengan konsentrasi 20-25 % (Atluri et al. 2004). Selain sukrosa, nektar juga mengandung asam amino, protein, asam organik, fosfat, vitamin, dan enzim (Barth 1991). Penelitian tentang kupu-kupu di Indo- nesia telah banyak dilakukan, diantaranya dilaporkan150 spesies di Ujung Kulon (Peggie brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by E-Journal Portal - Research Center for Biology - Indonesian Institute of Sciences (LIPI) /...