Prosiding Pendidikan Guru Paud ISSN 2460-6421 45 Analisis terhadap Kegiatan Cooking Class dalam Peningkatan Pengenalan Makanan Sehat pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Yayasan Beribu Kota Bandung Dian Sofianti, Aep Saepudin, Arif Hakim Program Studi Pendidikan Guru Paud, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung Bandung, Indonesia sugestnation@gmail.com , aepsaepudinunisba@gmail.com , arifhakim.spsupi@gmail.com Abstract—The introduction of healthy food is very important given from an early age. The habit of eating healthy foods from an early age can educate children to live healthy into adulthood later. The introduction of healthy food in class can be done in a fun way, one of which is by cooking class activities. This study aims to find the philosophical basis of cooking class activities, group identification of the steps of the cooking class implementation process, find the results of cooking class activities, find supporting factors and inhibitors of healthy food introduction activities through cooking class activities. This research uses descriptive analytical method with quantitative approach. The results of the study illustrate that (1) the philosophical basis of cooking class activities namely Permendikbud 137 Chapter 2 Article 4 of 2014 concerning national standards for early childhood education, one of the principles for the preparation of KTSP PAUD namely Holistic Integrative (2) Cooking class activities there are several stages starting from budgeting, preparation of menus, preparation of tools and ingredients, and eating together activities (3) The results of cooking class activities have a very good effect on increasing children's recognition of healthy food. (4) supporting factors for this activity are the availability of budget, good cooperation between the principal and teachers, as well as a varied diet. The inhibiting factor is the lack of parental awareness of the food consumed by children. Keywords—Cooking class, healthy food, Yayasan Beribu Abstract—Pengenalan tentang makanan sehat sangat penting diberikan sejak usia dini. Pembiasaan untuk makan makanan yang sehat sejak usia dini dapat mendidik anak untuk hidup sehat hingga dewasa nanti. Pengenalan tentang makanan sehat di kelas bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, salah satunya yaitu dengan kegiatan cooking class. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dasar filosofis dari kegiatan cooking class, mengelompokkan identifikasi langkah-langkah proses pelaksanaan cooking class, menemukan hasil kegiatan cooking class, menemukan faktor pendukung dan penghambat kegiatan pengenalan makanan sehat melalui kegiatan cooking class. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa (1) dasar filosofis dari kegiatan cooking class yaitu Permendikbud 137 Bab 2 Pasal 4 tahun 2014 tentang standar nasional pendidikan anak usia dini, salah satu prinsip penyusunan KTSP PAUD yaitu Holistik Integratif (2) Kegiatan Cooking class terdapat beberapa tahapan mulai dari penyusunan anggaran, penyusunan menu, persiapan alat dan bahan, dan kegiatan makan bersama (3) Hasil kegiatan cooking class sangat berpengaruh baik terhadap peningkatan pengenalan anak tentang makanan sehat. (4) faktor pendukung kegiatan ini adalah tersedianya anggaran, kerjasama yang baik antara kepala sekolah dan guru, serta menu makanan yang bervariasi. Faktor penghambatnya yaitu kurangnya kesadaran orangtua terhadap makanan yang dikonsumsi anak. Kata kunci—Cooking class, makanan sehat, yayasan beribu PENDAHULUAN I. Pendidikan anak usia dini adalah bentuk layanan pendidikan bagi anak dengan rentang usia 0 sampai 6 tahun, pendidikan ini diberikan sebelum anak memasuki pendidikan selanjutnya yaitu sekolah dasar. Sasaran dari pendidikan anak usia dini adalah tercapainya kematangan perkembangan anak, yaitu memastikan seluruh tugas perkembangan (kemampuan berpikir/kognitif, berkomunikasi/Bahasa, fisik/motorik, emosi dan social) dapat tumbuh berkembang serta tidak ada aspek terhambat. [1] . Masa anak usia dini merupakan periode awal yang sangat penting dan sangat mendasar sepanjang rentang pertumbuhan dan perkembangan kehidupan manusia. Pemberian makanan yang sehat sejak usia dini dapat menjaga kesehatan dan mendidik anak untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat. Makanan yang akan diberikan kepada anak harus disesuaikan dengan kebutuhan gizi yang diperlukan oleh anak. Pada anak usia dini perlu dilatih dan diajarkan bagaimana memilih makanan yang sehat dan tidak sehat. Sebaiknya, orang tua dan guru mengajarkan anak untuk melihat dan mengenali berbagai macam makanan yang sehat dan tidak. Namun pada kenyataannya anak-anak lebih senang jajan sembarangan di luar, padahal belum tentu jajanan tersebut aman dikonsumsi oleh mereka. Hal ini juga sesuai dengan hasil penelitian Dabone et al (2013) di Burkina Faso yang mengutarakan bahwa pengetahuan anak tentang makanan sehat masih rendah, dimana kebanyakan anak sekolah lebih memilih untuk mengkonsumsi jajanan kurang sehat yang dijual di sekolah. Mereka belum tahu bahaya dari kandungan makanan yang mereka beli di luar. Mereka hanya tertarik dengan warna yang mencolok pada