PROBLEMATIKA SOSIAL EKONOMI BURUH KAPAL MALAM DI PELABUHAN NUSANTARA RAHA KABUPATEN MUNA Oleh: Satriani, Hj. Suharty Roslan, dan Hj. Ratna Supiyah Abstrak Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui 1) faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat memilih sebagai buruh kapal malam di pelabuhan nusantara kota Raha 2) problematika sosial ekonomi buruh kapal malam di pelabuhan nusantara Raha 3) upaya yang dilakukan buruh kapal malam di pelabuhan nusantara Raha untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah buruh kapal malam sebanyak sepuluh orang dan satu orang mandor.Data ini diperoleh melalui observasi dan wawancara. Dari hasilpenelitian didapati bahwa (1) faktor penyebab memilih bekerja sebagai buruh kapal malam di Pelabuhan Nusantara Raha yaitu (a) persyaratan masuk tidak ketat (b) waktu kerja yang fleksibel (c) tidak ada batasan umur (d) jenjang pendidikan, (2) Problematika Sosial Ekonomi Buruh Kapal Malam yaitu (a) problematika ekonomi buruh kapal malam yaitu masalah pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga, masalah tingkat pendapatan (b) problematika sosial buruh kapal malam yaitu masalah pendidikan anak, masalah belum memiliki jaminan sosial, masalah interaksi sosial akibat system kerja dan upah yang berlaku, (3) Upaya pemenuhan kebutuhan keluarga buruh kapal malam yaitu (a) melibatkan peran istri untuk mencari nafkah tambahan, memanfaatkan waktu siang untuk menambah penghasilan. Kata Kunci: Problematika, Sosial Ekonomi, Buruh Kapal Malam PENDAHULUAN Dewasa ini, bangsa Indonesia sedang gencar-gencarnya melaksanakan pembangunan disegala bidang kehidupan sebagai suatu rangkaian perjuangan bangsa Indonesia. Pembagian itu dilakukan atau dilaksanakan melalui suatu proses yang berencana, bertahap dan berkesinambungan. Upaya pembangunan di bidang ketenagakerjaan merupakan suatu upaya menyeluruh yang ditunjukkan agar dapat meningkatkan mutu dan kemampuan kerja serta perlindungan tenaga kerja, sekaligus ditujukan untuk meningkatkan kesempatan kerja baik di sektor formal maupun di sektor informal. Partisipasi masyarakat pekerjasektor informal dalam pembangunan tidak dapat dianggap sepele karena mereka juga merupakan komponen bangsa yang turut aktif dalam memperlancar roda perekonomian bangsa.Meskipun hidup dalam kondisi serba sederhana dengan penghasilan dan mata pencaharian yang tidak menentu, namun mereka memiliki andil yang cukup besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi bangsa. Masyarakat pekerja sektor informal yang di maksud dalam penelitian ini adalah para buruh kapal malam di Pelabuhan Nusantara di Raha.Aktivitas para buruh ini pada dasarnya didasarkan dengankesepakatan kontrak kerja, karena salah satu syarat untuk menjadi buruh di kapal tersebut mereka harus mendaftar terlebih dahulu di SOCIETAL: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi Vol. 7; No. 1; April 2020 ISSN: 2355-1445