JBAT 4 (2) (2015) 42-49
Jurnal Bahan Alam Terbarukan
http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jbat
Pengaruh Penambahan Em4 (Effective Microorganism-4) Pada Pembuatan Biogas
Dari Eceng Gondok dan Rumen Sapi
Megawati
1
dan Kendali Wongso Aji
2
DOI 10.15294/jbat.v3i2.3696
Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Abstrak
Eceng gondok (Eichornia crassipes) merupakan tanaman yang menjadi limbah perairan dan
keberadaannya belum banyak dimanfaatkan. Kandungan selulosa, hemiselulosa, dan lignin di
dalamnya dapat dimanfaatkan menjadi biogas melalui proses fermentasi. Penelitian ini meng-
kaji pengaruh EM4 (Effective Microorganism-4) terhadap massa, nilai kalor, dan kecepatan pem-
bentukan biogas dari eceng gondok. Percobaan dilakukan dalam anaerobic digester berukuran 4
liter, bahan baku yang digunakan adalah eceng gondok, rumen sapi, dan air dengan variabel
penambahan EM4 sebesar 1% dan 0%. Fermentasi dilakukan secara batch dengan penguku-
ran gas (temperatur, tekanan, dan massa) setiap 7 hari sekali sampai hari ke-35. Sebelum pros-
es fermentasi, dilakukan pengujian terhadap rasio C/N campuran bahan baku. Pembakaran
gas dilakukan untuk membuktikan gas yang didapat mengandung metana. Hasil Penelitian
menunjukkan bahwa rasio C/N untuk variabel dengan penambahan EM4 1% sebesar 5,33
dan rasio C/N untuk variabel dengan penambahan EM4 0% sebesar 7. Jadi, penambahan
EM4 dapat menurunkan rasio C/N. Sementara itu, hasil fermentasinya memperlihatkan bah-
wa EM4 memperkecil produksi biogas meskipun proses pembentukannya cepat. Massa total
biogas yang didapat pada variabel EM4 1% sebesar 1,1 g dan variabel EM4 0% sebesar 1,55 g.
Tekanan biogas mengalami fluktuasi (pada variabel EM4 1% sebesar 35,6 cmH2O, sedangkan
pada variabel EM4 0% sebesar 40,6 cmH2O). Berdasarkan simulasi menggunakan chemical
process simulator software, diketahui heating value biogas sebesar 39.180 kJ/kg.
Abstract
Water hyacinth (Eichornia crassipes) is a plant that becomes waste and its existence has not been widely
used. Content of cellulose, hemicellulose, and lignin in it can be converted into biogas through a process of
fermentation. Study examines the effect of EM4 (Effective Microorganism-4) on the mass, heating value,
and the rate of formation of biogas from water hyacinth. An experiments were performed in anaerobic
digesters size of 4 liters, the raw material used is water hyacinth, cow’s rumen, and water with variable
of EM4 addition of 1% and 0%. Fermentation was carried out in batch condition with gas measurement
(temperature, pressure, and mass) every 7 days until the 35th day. Before fermentation, the C/N ratio of
raw material mixture was analyzed. The gas was burnt to prove that the obtained gas containing meth-
ane. Results showed that the C/N ratio for the variable with the addition EM4 1% is 5.33 and C/N ratio
for the variable with the addition EM4 0% is 7. Thus, the addition of EM4 can reduce C/N ratio. Despite
the formation process is rapid, the results showed that EM4 reduce the biogas production. Total mass of
biogas obtained at variable EM4 1% is 1.1 g and variable EM4 0% is 1,55 g. Biogas pressure is fluctuated
(at variable EM4 1% is 35.6 cmH2O, EM4 0% is 40.6 cmH2O). Based on simulation using the chemical
process simulator software, it is known that biogas heating value is 39,180 kJ/kg.
Article Info
Sejarah Artikel:
Diterima Oktober 2015
Disetujui Desember 2015
Dipublikasikan Desember
2015
Keywords:
Biogas, cow’s rumen, EM4
(Effective Microorganism-4),
water hyacinth.
Corresponding author:
Gedung E1 Lantai 2 Fakultas Teknik
Kampus Unnes Sekaran Gunung Pati, Semarang 50229
E-mail: megawatie@yahoo.com
ISSN 2303-0623
© 2015 Semarang State University