PROSIDING SENANTIAS 2020 Vol. 1 No. 1, Desember 2020 229 MODEL INDUSTRI HIJAU DALAM INDUSTRI PENGOLAHAN SINGKONG SIMULASI GREEN INDUSTRY MODEL IN SIMULATED CASTLE PROCESSING INDUSTRY 1 Siti Rohana Nasution, 2 Lilik Zulaihah, 3 Intan Hesti Indriana 1,2, Fakultas Tekniki, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta 3 Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta email : 1 srnasution@upnvj.ac.id, 2 lilik@upnvj.ac.id, 3 hesti@upnvj.ac.id ABSTRACT Cassava is currently a commodity in Mekar Agung Village, Cibadak, Serang, Banten. To provide added value, the need to process cassava into processed products is something that must be done rather than just selling raw cassava. Processed cassava products, starting from the cutting process, refining and mixing to printing, currently have market opportunities. This condition makes researchers able to support efforts in cassava processing with a green industry approach. Efforts to downstream these products have an impact that needs to be considered, namely the production process is hygienic and does not have an environmental impact if it is left unchecked, so we need a study to reduce the waste produced. A green innovation approach is taken to achieve this goal. Several alternatives have been developed, namely by utilizing waste into byproducts that have added value, and utilizing waste for further processing. Based on literature review based on the ease of technology and the cost aspect of utilizing waste into other processed products, it tends to be chosen to be developed. Studies on product aspects in the market are still wide open to the trend of consuming healthy foods and low prices that will be well responded to by the market and will have a minimal impact on environmental damage. Key word : green industry, Cassava Crackers, Hazard ABSTRAK Singkong saat ini menjadi salah satu bahan olahan komoditi di Desa Mekar Agung Kecamatan Cibadak Kabupaten Serang Banten untuk lebih memberikan nilai tambah kebutuhan untuk mengolah singkong menjadi produk olahan menjadi suatu yang harus dilakukan dibanding hanya menjual singkong mentah. Produk singkong olahan mulai dari proses pemotongan penghalusan dan mencampuran hingga pencetakan saat ini masih terbuka peluang pasar. Kondisi ini membuat peneliti untuk daapat mendukung upaya dalam pengolahan singkong dengan pendekatan industry hijau. Upaya hilirisasi produk tersebut ada dampak yang perlu diperhatikan adalah proses produksi segara higinis dan tidak berdampak lingkungan jika dibiarkan sehingga perlu suatu kajian untuk mereduksi limbah yang dihasilkan. Pendekatan inovasi hijau dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Beberapa alternatif yang dikembangkan adalah dengan pemanfaatan limbah menjadi produk samping yang mempunyai nilai tambah, dan pemanfaatan limbah untuk proses selanjutnya. Berdasarkan kajian literatur berdasarkan kemudahan teknologi dan aspek biaya pemanfaatan limbah menjadi produk olahan lainnya cenderung dipilih untuk dikembangkan. Kajian terhadap aspek produk secara pasar masih luas terbuka trend untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan harga yang murah akan dapat direspon pasar dengan baik dan akan memberikan dampak minimal terhadap kerusakan lingkungan. Kata kunci: Industri hijau, Cassava Crackers, Hazard Analysis PENDAHULUAN Usaha Kecil dan Menengah merupakan bagian penting yang berpengaruh dalam peningkatan daya saing suatu negara. Sektor UMKM adalah sektor industri yang mempunyai kaitan langsung dalam menciptakan lapangan pekerjaan, menambah penghasilan pekerja dan berperan penting dalam mengatasi kemiskinan. Untuk brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Online Journal Systems UNPAM (Universitas Pamulang)