Volume 6, Nomor 1, Maret 2022 p-ISSN : 2614-5251 e-ISSN : 2614-526 SELAPARANG. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan 263 UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PENERAPAN PRINSIP 5 BENAR PEMBERIAN OBAT PADA PENGASUH LANSIA DALAM PENDISTRIBUSIAN SEDIAAN FARMASI DI PANTI PENGESTI LAWANG Sr. Felisitas A. Sri. S. 1) , Devanus Lahardo 1) , Oktavia Indriyani 1) 1) Program Studi D3 Keperawatan, STIKes Panti Waluya Malang, Malang, Jawa Timur, Indonesia Corresponding author : Devanus Email : devanuslahardo@gmail.com Diterima 12 Januari 2022, Direvisi 26 Februari 2022, Disetujui 26 Februari 2022 ABSTRAK Panti Lansia Pangesti Lawang merupakan suatu tempat untuk menampung lansia dan jompo dengan memberikan pelayanan sehingga mereka merasa aman, tentram senang dan tidak ada perasaan gelisah maupun khawatir dalam menghadapi usia tua. Pengasuh lansia adalah individu yang mempunyai tugas memberikan perhatian, perawatan dan perlindungan kepada lansia yang mengalami ketidak mampuan fisik atau psikis kronis. Di Panti Pangesti Lawang pengasuh lansia memegang peranan penting dalam keamanan pasien terutama pada pemberian obat. Tujuan pengabdian masyarakat ini agar pengasuh lansia mampu menerapan prinsip 5 benar dalam pemberian obat kepada para lansia sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja, meningkatkan efisiensi, dan memastikan kualitas pelayanan telah sesuai dengan Standar Posedur Operasional (SPO). Kegiatan ini telah terlaksana selama bulan Nopember dan Desember 2021 dengan metode daring dan luring. Dari 14 pengasuh lansia dalam menerapakan pinsip 5 benar dalam memberikan obat ditemukan 9 atau 64% pengasuh lansia yang masih mampu menerapkan 5 prinsip benar dalam melakukan aktivitas pelayanan obat. Setelah dilaksanakan pengabdian masyarakat ini sebanyak 13 atau 92% pengasuh lansia telah mampu menerapkan 5 prinsip benar dalam pemberian obat. Sehingga terjadi peningkatan yang signifikan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kata Kunci : pemberian obat; pengasuh lansia; prinsip 5 benar. ABSTRACT Pangesti Lawang Nursing Homeis a place to accommodate the elderly and the elderly by providing services so that they feel safe, peaceful and happy and there are no feelings of anxiety or worry in the face of old age. Elderly caregivers are individuals who have the task of providing attention, care and protection to the elderly who experience chronic physical or psychological disabilities. At Pangesti Lawang Panti, elderly caregivers play an important role in patient safety, especially in drug administration. This activity has been carried out during November and December 2021 using online and offline methods. Of the 14 elderly caregivers in applying the correct 5 principles in giving drugs, it was found that 9 or 64% of elderly caregivers were still not right in carrying out drug service activities which referred to 5 correct principles. After carrying out this community service, as many as 13 or 92% of elderly caregivers have been able to apply the 5 correct principles in drug administration. Where this community service activity aims to increase the knowledge of elderly caregivers in applying the 5 correct principles when administering drugs. So there is a significant increase in this community service activity. Keywords: drug administration; elderly caregivers; principle 5 is correct PENDAHULUAN Penduduk lansia di Jawa Timur tahun 2018 telah mencapai 11,46% yang menandakan bahwa struktur penduduk Jawa Timur tergolong penduduk tua. Berdasarkan data Susenas, jumlah lansia di Jawa Timur telah mencapai 4,45 juta jiwa. Populasi lanjut usia di Kabupaten Malang cukup tinggi. Menurut data pada tahun 2018 jumlah lanjut usia di Kabupaten Malang mencapai 8,57% (BPS, 2018). Tanpa disadari ternyata Indonesia telah memasuki era pertumbuhan jumlah penduduk lansia, sejak tahun 2000, proporsi penduduk lanjut usia di Indonesia telah mencapai diatas 7% pada tahun 2010, jumlah lansia diperkirakan naik menjadi 9,58% dengan usia harapan hidup rata-rata 70 tahun (Akbar & Ningsih, 2020). Secara fisik, orang lanjut usia mengalami penurunan fungsi organ atau disebut juga dengan proses degenaratif sehingga diperlukan perhatian dan penanganan yang lebih baik (Kurnianto, 2015). Permasalahan kesehatan merupakan masalah yang mendominasi lansia, separuh lebih lansia