Wahyu Utami | Strategic Family Therapy 140 | Journal An-nafs: Vol. 2 No. 2 Desember 2017 STRATEGIC FAMILY THERAPY UNTUK MEMPERBAIKI KOMUNIKASI DALAM KELUARGA DI NGANJUK Wahyu Utami ayoe_utami@ymail.com Institut Agama Islam Tribakti Kediri Abstrak Subjek dalam studi kasus ini adalah anggota keluarga terdiri dari ibu (52 tahun), Anak laki-laki (35 tahun), Anak perempuan (30 tahun), menantu (32 tahun) dan cucu (4 tahun). Metode assesment yang digunakan adalah wawancara, observasi dan skala pengukuran. Hasil asesmen menunjukkan bahwa keluarga mengalami kegagalan dalam pola komunikasi, interaksi dalamkeluarga kaku dan saling menutup diri. Intervensi yang digunakan adalah strategic family therapy dalam enam sesi, yang bertujuan untuk mengubah komunikasi antar anggota keluarga. Hasil intervensi menunjukkan bahwa masing-masing anggota keluarga menjadi lebih terbuka dan tidak ada lagi salah paham antar anggota serta ada kerjasama dalam melaksanakan tanggungjawab terkait pekerjaan rumah tangga. Kata kunci: Strategic family therapy, komunikasi, keluarga Abstract Subjects in this case study were family members consisting of mother (52 years), boy (35 years), daughter (30 years), son (32 years) and grandchild (4 years) . Assessment method used is interview, observation and measurement scale. Assessment results indicate that families experience failure in communication patterns, interactions in families rigid and close each other. The intervention used was strategic family therapy in six sessions, aimed at changing communication among family members. The results of the intervention show that each family member becomes more open and there is no misunderstanding among members and there is cooperation in carrying out the responsibilities related to domestic work. Keywords: Strategic family therapy, communication, family