SEWAGATI, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(6), 2022 (e-ISSN:2613-9960) DOI: https://doi.org/10.12962/j26139960.v6i6.382 Naskah Masuk 23-06-2022; Naskah Diulas 08-08-2022; Naskah Diterima 09-08-2022 NASKAH ORISINAL Inovasi Pemasaran Digital Berbasis Teknologi 4.0 untuk Mendukung Jargon “Desa Berdaya Kota Berjaya” (Sebuah Studi Observasi pada Lembah Mbencirang - Desa Wisata Kebontunggul) Dewie Saktia Ardiantono 1, ∗ | Arman Hakim Nasution 1 | Ninditya Nareswari 1 | Sesarius Bertrand Ananda 1 | Herlingga Arya Duta 1 | Irena Puspita Sari 1 | Nelvi Dwi Marlita 1 | Naufaldy Wahyu Manggala 1 1 Departemen Manajemen Bisnis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia Korespondensi *Dewie Saktia Ardiantono, Departemen Manajemen Bisnis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia. Alamat e-mail: dewie@mb.its.ac.id Alamat Laboratorium Business Analytic and Strategy (BAS), Departemen Manajemen Bisnis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia Abstrak Potensi daya tarik wisata kini semakin diperkuat karena dapat menjadi kontribu- tor ekonomi dengan skala besar. Kota Mojokerto merupakan salah satu kota wisata di provinsi Jawa Timur yang berpotensi dapat dikembangkan menjadi desa wisata. Kawasan Lembah Mbencirang di Desa Kebontunggul yang dikelola oleh BUMDes setempat merupakan sebuah daerah terpadu dengan potensi alam dan pedesaan yang cocok untuk relaksasi dan juga rekreasi berupa alam pedesaan, budidaya tanaman toga sungai, yang didukung oleh UMKM setempat. Dengan berbagai macam potensi, terdapat beberapa kendala dalam proses pengembangannya, baik dari segi pemasaran dan aspek penunjang lainnya. Disinilah peran ekosistem berbasis digital sebagai akses yang mudah dan terstruktur bagi perkembangan desa. Dari permasalahan ini, dapat dikembangkan sarana dan prasarana yang dapat memberikan dampak bagi masyarakat melalui metode kualitatif berbasis Case Study dan Problem Solving. Hal ini dilihat dari upaya input berdasarkan observasi dan diskusi, kemudian dilakukan analisis permasalahan dan mulai melakukan ekstraksi dan menuangkan pada inovasi digital dan Business Model Canvas (BMC). Berdasarkan analisis masalah dengan metode SWOT, inovasi berbasis 4.0 diupayakan untuk direalisasikan melalui restruk- turisasi digital pada website dan media sosial. Penetapan acuan kerja dengan metode BMC dilakukan dengan cara rekontruksi, pemberdayaan maupun pemberian akses- bilitas untuk membantu merealisasikan jargon Desa Berdaya Kota Berjaya. Kata Kunci: Digitalisasi, Pariwisata, Pemasaran.