Tersedia online di : http://edujurnal.iainjambi.ac.id IJER, 1 (2), 2016, 81 - 90 Copyright © 2016, IJER, p-ISSN 2541-2132, e-ISSN: 2541-2159 KURIKULUM TERPADU: MODEL PEMBINAAN KARAKTER PADA SEKOLAH ISLAM FULLDAY Zulfhami Azis *) , Kasful Anwar Us Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model kurikulum terpadu pada sekolah Islam terpadu dalam konteks pembinaan karakter siswa, dengan setting sosial pada Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Al Azhar Jambi. Hasil penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif menunjukkan bahwa model kurikulum Sekolah memadukan antara Kurikulum Diknas (K-13) dengan sejumlah program unggulan Sekolah (seperti; tahfidzul qur’an, bahasa arab, praktek ibadah, kunjungan edukatif), yang didukung dengan sistem pembelajaran yang memadukan pendekatan kontekstual, acive learning, dengan pendekatan pembiasaan dan keteladanan. Model ini lebih dekat pada model jaring laba-laba yang menggunakan pendekatan tematik, baru kemudian mengembangkan sub-sub tema dengan memperhatikan kaitannya dengan bidang-bidang studi terkait. Model ini mendukung pembentukan karakter siswa berakhlak mulia, cerdas, kreatif, santun, dan berbudi luhur. Kata kunci: kurikulum terpadu, sekolah Islam fullday, pembangunan karakter Abstract [Integrated Curriculum: A Model of StudentsCharacter Building at Islamic Fullday School]. The prupose of the study is to describe the model of integrated curriculum implemented in Integrated Islamic Fullday Schools in the context of the studentscharacter building, where the social setting was at Islamic Junior High School Al Azhar Jambi. By employing a qualitative approach, the study revealed that the School curriculum combines the National Curriculum (K-13) with a number of distinctive Schools program (such as Quran recitation, arabic language, Islamic ritual practices, educational visits), supported by a learning system that combines a contextual approach, active learning, habituation, as well as modelling approaches. This development is similar to webbed model of integration that used thematic approach and developed sub-themes regarding its relation to fields of study. This model supported students’ character building programmes to have a high moral standard, intelligent, creative, polite, and virtuous. Keyword: integrated curriculum, Islamic fullday school, character building 1. Pendahuluan Salah satu fenomena yang cukup menarik dalam dunia pendidikan Islam di Indonesia pada awal abad 21 adalah lahirnya sekolah-sekolah Islam terpadu yang menerapkan kurikulum terpadu dengan sistem fullday. Kehadiran model lembaga pendidikan elit Islam ini menjadi semakin menarik perhatian sejumlah akademisi disamping karena mampu merebut pangsa pasar kelas menengah ke atas juga dan yang lebih menarik adalah model kurikulum terpadu/terintegrasi yang diterapkan mampu memberikan warna baru dalam khazanah model lembaga pendidikan Islam di Indonesia yang selama ini didominasi oleh model pendidikan pesantren dan madrasah. Menurut Noorhaidi (Suyatno, 2013) desain kurikulum pada sekolah Islam terpadu tidak menolak mata pelajaran Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Bahasa dan Seni, yang merupakan format baku dari kurikulum pendidikan nasional. Sekolah Islam Terpadu menganggap bahwa dengan memberikan mata pelajaran-mata pelajaran umum maka dapat menjadi alat untuk membekali para lulusan dalam mengembangkan profesi masa depan anak didik baik sebagai seorang insinyur, ekonom, dokter, psikolog, dan profesi- profesi di bidang lain. Pendekatan sistem pendidikan modern yang diambil adalah dalam rangka mendukung penerapan kurikulum dan membedakannya dengan sistem pesantren. Salah satu karakter desain pengembangan kurikulumnya pada sekolah Islam terpadu adalah pemaduan antara kurikulum Departemen Pendidikan Nasional dengan kurikulm Departemen Agama. Penerapan kurikulumnya yang mengakomodasi __________________________________________ *) Penulis korespondensi Email: ndesoelit@gmail.com