Jurnal Perikanan Tropis Available online at: Volume 7, Nomor 2, 2020 http://jurnal.utu.ac.id/jptropis ISSN: 2355-5564, E-ISSN: 2355-5572 185 PENANGANAN HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP PURSE SEINE PADA KM. SINAR HARAPAN - 05 DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) SIBOLGA HANDLING OF PURSE SEINE CAPTURE CATCHING FOR KM. SINAR HARAPAN - 05 IN THE NUSANTARA FISHING PORT (PPN) SIBOLGA Suci Asrina Ikhsan 1 *, Muhammad Nur Arkham 1 , Anderson Foresta 1 1 Program Studi Perikanan Tangkap, Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai, Dumai, Riau *Korspondensi: suciaasrinaikhsan@gmail.com Abstract The handling of catches on ships in connection with capture fisheries in particular has the aim of preventing or reducing spoilage of fish and the possibility of a decline in the quality of the catch resulting in loss of selling prices. The main causes of the decline in the quality of the catch on the ship there are 5 factors namely how to handle, human resources, facilities, equipment, fishing units. Handling of catches on the ship with the puse seine Tangkap tool in PPN Sibolga based on calculations regarding the imbalance and suitability of the 5 factors handling on the purse seine ship namely handling methods, human resources, facilities, equipment and capture units found that the average value of conformity is by 78%, with the quality management policy in KEPMEN-52A/2013 which is an average of 78%, handling factors that can be fairly good. Keywords: Handling, Purse Seine, Fishing Port I. Pendahuluan Provinsi Sumatera Utara dengan panjang garis pantai 1.300 km dan wilayah Pantai Barat Sumatera yang termasuk dalam wilayah Pengelolaan Perikanan RI (WPP-RI) 572 tercatat memiliki potensi sumber daya perikanan tangkap 1.353.000 ton per tahun. Potensi sumber daya perikanan yang ada di Pantai Barat tersebut sangat besar, baik di perairan teritorial maupun di perairan zona ekonomi eksklusif (ZEE) hingga sejauh 200 mil dari pantai (Bangun, Rosyid dan Boeseno, 2015). Kota Sibolga merupakan salah satu kota yang memiliki usaha perikanan yang relatif besar dibanding kota-kota lainnya di pantai Barat Sumatera. Di kota ini pengusaha-pengusaha perikanan telah berperan aktif dalam memajukan produksi perikanan lokal, regional bahkan nasional. Peran aktif yang ditunjukkan terlihat dari jumlah dan ukuran armada serta alat tangkap yang dioperasikan relatif lebih besar sehingga menghasilkan produksi yang lebih besar pula. PPN Sibolga memiliki berbagai kelengkapan penunjang aktivitas industri perikanan seperti penanganan hasil tangkapan dan perbaikan alat tangkap (Zain, Syaifuddin dan Aditya, 2011). Proses penanganan dan penyimpanan hasil tangkapan dikapal merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kualitas hasil tangkapan. Standar penanganan hasil tangkapan telah dijelaskan pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan dalam KEPMEN-KP 52A/2013, namun umumnya nelayan kapal purse seine kurang peduli terhadap penanganan hasil tangkapan contohnya mereka masih belum menerapkan aturan yang ada tentang metode penanganan yang baik pada saat diatas kapal. Dampaknya hasil tangkapan yang diharapkan menjadi buruk yang