Jurnal Teknik Hidro Volume 14 Nomor 2, Agustus 2021 63 E – ISSN : 2715 0763 P – ISSN : 1979 9764 PENGARUH VARIASI TATA TANAM NAPIER GRASS DAN KEMIRINGAN LERENG TERHADAP LAJU LIMPASAN (UJI LABORATORIUM) Asnita Virlayani 1 Rusdi Muharram 2 , Yudi Anggara Muhfadz 3 1 Prodi Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Makassar Email : rusdimuharram2@gmail.com 2 Prodi Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Makassar Email : yudia173@gmail.com Abstrak Sungai merupakan penyedia air bersih utama yang bergantung pada runoff. Jika tebing sungai terjadi erosi maka akan berdampak pada aspek kehidupan manusia yaitu krisisnya sumber daya air dan bisa berpotensi banjir. Maka perlu dilakukan konservasi dengan pemanfaatan vegetasi atau tanaman penutup tanah. Rumusan masalah yang mendasari penelitan ini adalah bagaimana vegetasi napier grass dalam mereduksi aliran limpasan permukaan setelah memvariasikan tata tanam napier grass pada bantaran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berapa besar aliran limpasan permukaan dengan menggunakan tata tanam vegetasi napier gras dan pengaruh tata tanam vegetasi napier grass pada aliran limpasan permukaan dengan memvariasikan kemiringan lereng pada bantaran sungai. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental dengan melakukan pemodelan pada alat rainfall simulator dan menggunakan beberapa variasi kemiringan (10 ° , 20°,dan 30°) serta tata tanam napier grass yaitu, tata tanam lurus dan tata tanam zig-zag. Hasil penelitian ini pada setiap intensitas dan kemiringan menunjukkan bahwa terjadi penurunan laju aliran limpasan permukaan (runoff). Pada lahan tanpa vegetasi = 56,333 mm/detik, tata tanam lurus = 54,000 mm/detik, dan tata tanam zig-zag = 52,833 mm/detik. Hasil kesimpulan penelitian ini menunjukkan laju aliran limpasan tata tanam tanam zig-zag lebih kecil dibandingkan tata tanam lurus. Pengaruh tata tanam vegetasi napier grass dalam mereduksi aliran limpasan permukaan terjadi karena kerapatan dan tata letak tanam akan mempengaruhi panjang lintasan aliran permukaan. Kata kunci: limpasan, kemiringan, vegetasi, napier grass. ABSTRACT Rivers are the main providers of clean water that rely on runoff. If the river bank erodes, it will have an impact on aspects of human life, namely the crisis of water resources and the possibility of flooding. So it is necessary to do conservation by using vegetation or ground cover plants. The formulation of the problem in this research is how the napier grass vegetation reduces surface runoff after varying the napier grass planting system on the riverbanks. This study aims to analyze how much surface runoff flow using the napier grass vegetation planting system and the effect of the napier grass vegetation planting system on surface runoff by varying the slope of the riverbanks. This research is an experimental type of research by modeling on a rainfall simulator and using several variations of the slope (10°, 20°,and 30°) as well as the napier grass planting system, namely straight planting and zig-zag planting systems. The results of this study at each intensity and slope showed that there was a decrease in the runoff flow rate. On land without vegetation = 56,333 mm/second, straight cropping system = 54,000 mm/second, and zig-zag planting system = 52,833 mm/second. The final result of this study shows that the runoff flow rate in a zigzag cropping system is smaller than a straight cropping system. The effect of the napier grass vegetation planting system in reducing surface runoff that occurs, the density and planting layout will affect the length of the runoff path. Keywords: runoff, slope, vegetation, napier grass. PENDAHULUAN Turunnya hujan dari atmosfer ke bumi adalah merupakan fase presipitasi uap air yang ada diawan, kemudian terkondensasi menjadi curah hujan. Air hujan yang jatuh ke permukaan tanah akan berinfiltrasi melalui pori-pori tanah dan sebagian air tersebut akan mengalir diatas