J-MAS Jurnal Manajemen dan Sains, 7(2), Oktober 2022, 432-440 Program Magister Manajemen Universitas Batanghari ISSN 2541-6243 (Online), ISSN 2541-688X (Print), DOI 10.33087/jmas.v7i2.425 432 Pengaruh Kepemimpinan, Kemampuan Intelektual Dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Vivi Candra, Ernest Grace, Marto Silalahi, Efendi, Sudung Simatupang Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung Correspondence email: vfitrawan@gmail.com, ernestgr87@gmail.com, martosilalahi70@gmail.com, efendi.stie.ps@gmail.com, selitaefraim@gmail.com Abstrak. Penelitian menguji variabel kepemimpinan, kemampuan intelektual dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Sumatera Utara yang berjumlah 32 pegawai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa item instrumen data angket dinyatakan valid dan reliabel. Persamaan regresi menghasilkan korelasi positif antara variabel kepemimpinan, kemampuan intelektual dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dengan variabel lingkungan kerja yang memiliki hubungan paling besar terhadap kinerja karyawan. Secara parsial (uji t) menunjukkan kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, kemampuan intelektual berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan variabel kepemimpinan, kemampuan intelektual dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Hal ini menunjukkan bahwa kepemimpinan, kemampuan intelektual dan lingkungan kerja apabila berjalan dengan baik dalam suatu organisasi dan mampu menjadi daya dukung bagi karyawan akan berdampak positif pada kinerja karyawan. Kata kunci : Kepemimpinan; Kemampuan Intelektual; Lingkungan Kerja; Kinerja Pegawai Abstract. The study tested the leadership variable, intellectual ability and work environment on employee performance at the Tanah Jawa District Office, Simalungun Regency, North Sumatra, which amounted to 32 employee. The study used quantitative and qualitative methods . The results showed that the questionnaire data instrument items were declared valid and reliable. The regression equation produces a positive correlation between the variables of leadership, intellectual ability and work environment on employee performance with the work environment variable having the greatest relationship to employee performance. Partially (t test) shows leadership has a significant influence on employee performance, intellectual ability has a significant influence on employee performance, work environment has a significant influence on employee performance. Simultaneously the variables of leadership, intellectual ability and work environment have a positive and significant influence on performance This shows that leadership, intellectual ability and work environment when running well in an organization and being able to become a carrying capacity for employees will have a positive impact on employee performance. Keywords : Leadership; Intellectual Ability; Work environment; Employee Performance PENDAHULUAN Kehidupan suatu organisasi tidak bisa dipisahkan oleh kemampuan sumberdaya manusia yang merupakan aset penting bagi organisasi, sebab untuk semua tujuan yang dicapai harus dengan manusia (Bahagia & Astuti, 2021). Kemampuan sumberdaya manusia itu dapat diperoleh melalui kinerja yang baik dari pegawai, karena kemajuan organisasi bergantung kepada kinerja anggotanya (Marwansyah, 2019), hal itu dilakukan melalui tatanan pengelolaan sumber daya manusia (Simatupang & Efendi, 2020). Kinerja adalah hasil yang dilakukan dan mampu memberikan kontribusi bagi organisasi baik secara positif maupun negatif (Arifin, 2020), supaya aktivitas organisasi berjalan lancar maka diperlukan kinerja yang baik (Butarbutar et al., 2021), kinerja kunci pokok dari sebuah organisasi (Hasanah et al., 2018). selain itu kemampuan intelektual dari pegawai dan kondisi lingkungan kerja merupakan parameter kemajuan dari sebuah organisasi. Kinerja menjadi aspek yang sangat penting bagi organisasi sebab memiliki pengaruh yang penting dalam pencapaian tujuan (Ekhsan & Aziz, 2021), keefektifan dan keefesienan dari kinerja mencerminkan organisasi yang produktif (Diab & Ajlouni, 2015), kemudian mampu mengatasi permasalahan yang terjadi agar tujuan dapat tercapai (Grace et al., 2021), Kinerja sering dikatakan sebagai usaha atau hasil yang dimiliki oleh anggota organisasi, kinerja sangat dibutuhkan oleh perusahaan (Simatupang et al., 2020), kinerja sering juga dihubungkan dengan pencapaian tugas yang memerlukan pertimbangan yang sangat penting (Simatupang et al., 2021), kinerja tidak bisa tergantung dari kinerja masa lalu (Zameer et al., 2014), keberhasilan dari perusahaan sangat dipengaruhi oleh kinerja karyawannya (Eka et al., 2017). Kinerja melibatkan kualitas input dan output, kehadiran di tempat kerja, sikap akomodatif, membantu untuk ketepatan waktu (Shahzadi et al., 2014). Organisasi dapat menggunakan bonus dan penghargaan secara langsung jika terlihat kinerja dari individu karyawan tersebut (Yang, 2008), kinerja dapat menjadi hasil kerja yang dicapai seseorang sesuai tugas dan wewenang masing-masing (Situmeang et al., 2018). Kinerja pegawai Kantor Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun diatur sesuai dengan (Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil, 2019) yang di dalamnya terdapat dua