JSIKA Vol. 5, No. 10, Tahun 2016 ISSN 2338-137X JSIKA Vol. 5, No. 10, Tahun 2016, ISSN 2338-137X Page 1 RANCANG BANGUN APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PEMASOK MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS PADA PT. PUTERA RACKINDO SEJAHTERA Indah Widoretno Purnomo 1) A.B. Tjandrarini 2) Nunuk Wahyuningtyas 3) S1 / Jurusan Sistem Informasi Fakultas Teknologi dan Informatika Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya Jl. Raya Kedung Baruk 98 Surabaya, 60298 Email: 1)11410110014@stikom.edu , 2)Asteria@stikom.edu , 3)Nunuk@stikom.edu Abstract: PT. Putera Rachindo Sejahtera is a company that produces furniture with different raw material needs as customer. the company currently has a thousand suppliers from home and abroad to meet the raw material needs. The process of selecting a supplier for raw materials using criteria such as quality, price, distance, conformity delivery, and delivery time. So it takes a long time to choose the supplier of more than one thousand suppliers that exist .To help companies shorten time supplier selection, made a decision support system application supplier determination using the method of Analytical Hierarchy Process (AHP). Steps being performed on the system that determines the criteria and sub-criteria. Then determine the weight of test criteria and consistency, followed by determining the range of values and weighted sub-criteria. The system generates a priority assessment of suppliers eigen vector calculation criteria with sub criteria. based eigen vector application is made and a series of trials that have been done, the application can generate reports on a supplier of raw materials. Recommendations given supplier is a supplier with the highest ranking three parts purchasing to aid in decision making. Keyword: Analytical Hierarchy Process (AHP), Decision Support System, Determination Suppliers PT. Putera Rackindo Sejahtera adalah perusahaan dagang yang bergerak dalam bidang memproduksi furniture. Perusahaan melakukan produksi sesuai dengan pesanan pelanggan. Pada saat ini perusahaan memiliki seribu pemasok dari dalam maupun luar negeri. Pada saat ini perusahaan pada bagian purchasing melakukan pemesanan kepada pemasok sesuai jenis dan tipe yang dimiliki pemasok. Selanjutnya pada bagian quality control melakukan pengecekan terhadap kualitas bahan baku yang dikirim dari pemasok, selanjutnya hasil uji kualitas diberikan kepada bagian purchasing. Kemudian bagian purchasing melakukan pemesanan kepada pemasok yang memiliki kualitas bahan baku yang bagus. Pencatatan data pemasok dilakukan melalui Microsoft Excel, dan selalu melakukan uji kualitas bahan baku terhadap pemasok yang sama. Selain itu, laporan hasil uji kualitas bahan baku pemasok yang sudah sesuai, belum tercatatan dengan baik. Akibatnya Menyulitkan bagian purchasing dalam melakukan pemesanan ke pemasok yang tepat. Menurut Muslich (2009), memilih pemasok merupakan kegiatan stategis, terutama apabila pemasok tersebut memasok ítem yang kritis dan atau digunakan dalam jangka panjang sebagai pemasok penting. Kriteria pemilihan adalah suatu hal penting dalam pemilihan pemasok. Kriteria yang digunakan tentunya harus mencerminkan stategi supply chain maupun karakteristik dari ítem yang dipasok. Berdasarkan uraian tersebut, perusahaan membutuhkan sebuah aplikasi yang dapat membantu dalam mengatasi permasalahan dan membutuhkan aplikasi yang efektif dalam proses rekomendasi pemasok. Dalam melakukan rekomendasi pemasok dibutuhkan sebuah metode sebagai pendukung untuk mendapatkan hasil yang lebih naik. Metode yang digunakan dalam rekomendasi pemasok adalah Metode Analytical Hierarchy Process. Menurut Jugiyanto (2003), suatu Sistem Pendukung Keputusan atau Decision Support Systems (DSS) didefinisikan sebagai suatu sistem informasi untuk membantu manajer level menengah untuk pengambilan keputusan setengah terstruktur (semi structured) supaya lebih efektif dengan menggunakan model-model analitis dan data yang tersedia. Sistem pendukung keputusan mempunyai 3 komponen utama, yaitu dialog management, model management dan data management. Ketiga komponen tersebut