Volume 3, Nomor 2, Juni 2022 ISSN : 2774-5848 (Online) ISSN : 2774-0524 (Cetak) JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI 153 HUBUNGAN PEMBERIAN SUSU FORMULA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI INDONESIA: A SYSTEMATIC REVIEW Janu Dimas Saputra 1 , Irbah Syakirah Wandaputri 2 , Javier Adhani Idris 3 , Rizki Amalia 4 Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta 2010713086@mahasiswa.upnvj.ac.id 1 , 2010713036@mahasiswa.upnvj.ac.id 2 ABSTRAK Diare sampai detik ini masih menjadi persoalan dalam bidang kesehatan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Permasalahan diare yang terjadi pada balita masih menjadi permasalahan yang harus mendapat fokus utama dari pemerintah sebab bayi yang mengalami diare berisiko mengalami dehidrasi, komplikasi malnutrisi hingga kematian. UNICEF menyatakan bahwa angka kematian anak akibat diare menyentuh angka 1.300 anak per-harinya atau 480.000 anak per-tahunnya. Masalah diare pada anak ini terjadi karena beberapa faktor, satu diantara faktor tersebut adalah konsumsi susu formula. Kasus diare akibat pemberian susu formula adalah topik utama yang dibahas pada penulisan ini. Tujuan penulisan adalah untuk mencari tahu apakah terdapat hubungan antara pemberian susu formula dengan kejadian diare pada balita di Indonesia. Metode penulisan yang digunakan pada penulisan ini adalah metode systematic review. Artikel yang dipilih sebagai acuan penulisan adalah artikel yang dipublikasi antara tahun 2018-2022 yang kemudian disaring dengan menyesuaikan kriteria inklusi sehingga didapatkan 11 artikel yang dijadikan sebagai sumber rujukan. Terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi susu formula dengan kasus diare pada balita. Pemberian susu formula menyebabkan angka kejadian diare pada bayi meningkat dan risiko bayi terkena diare menjadi lebih tinggi. Cara menyajikan susu formula yang tidak tepat dan kurang higienis juga menyebabkan risiko diare pada bayi mengalami peningkatan. Kata Kunci : Diare, Bayi, Susu Formula, Pemberian Susu Formula ABSTRACT Diarrhea is still a problem in the health sector in various parts of the world, including Indonesia. The incidents of diarrhea that occur in infants are still considered an issue that should be one of particular concern for the government because the infants who have diarrhea face a high risk of dehydration, complications of malnutrition to death. UNICEF states that the death rate of children due to diarrhea reaches 1,300 deaths per day or 480,000 deaths per year. Infants who suffered diarrhea are caused by many factors, formula feeding is one of many factors that caused diarrhea in infants. The incidence of diarrhea due to formula feeding is the main topic discussed in this writing. This writing purposes to knowing about how can formula feeding causes diarrhea in infants in Indonesia. This writing used the systematic review as the writing method. The article chosen as a reference for this writing is some articles published between 2018-2022 which is then filtered by adjusting to the inclusion criteria. There is a strong relation/association between formula feeding and diarrhea. Formula feeding causes frequency of infants diarrhea to increase and the risk of infants affecting diarrhea becomes higher. Innapropriate and unhygienic ways to serve formula milk also increase the risk of infants suffering diarrhea. Keyword : Diarrhea, Infants, Formula Milk, Formula Feeding PENDAHULUAN Diare sampai detik ini masih menjadi persoalan dalam bidang kesehatan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Diare termasuk ke dalam salah satu penyakit yang dapat mendatangkan kematian bagi penderitanya. Persoalan tersebut dipicu oleh meningkatnya angka kesakitan dan kematian di dunia yang diakibatkan oleh penyakit ini. WHO pada tahun