How to cite: Joisangadji. M. A., & Rasyidah, R. (2021) Diplomasi Publik Korea Selatan Melalui Kerjasama Industri Kreatif Sub Sektor Mode dengan Indonesia. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(10). http://dx.doi.org/10.36418/ Syntax-Literate.v6i10.4261 E-ISSN: 2548-1398 Published by: Ridwan Institute Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia p–ISSN: 2541-0849 e-ISSN : 2548-1398 Vol. 6, No. 10, Oktober 2021 DIPLOMASI PUBLIK KOREA SELATAN MELALUI KERJASAMA INDUSTRI KREATIF SUB SEKTOR MODE DENGAN INDONESIA Muhammad Alvansyah Joisangadji, Resa Rasyidah Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Indonesia Email: alvan0176@gmail.com, resa_rasyidah.hi@upnjatim.ac.id Abstrak Kerjasama industri kreatif Korea Selatan-Indonesia dilakukan sejak pertemuan antara Kemenparekraf Indonesia dan MSIP (Ministry of Science, ICT and Future Planning) Korea Selatan pada 2013. Kedua negara kemudian menandatangani nota kesepahaman pada tahun 2016. Melalui Nota Kesepahaman tersebut, kedua negara melakukan kerjasama di berbagai sub sektor salah satunya adalah sub sektor mode. Industri mode Korea Selatan telah berhasil memasukki pasar global melalui Korean Wave yang masif sehingga produk mode Korea Selatan mampu bersaing dengan brand mode bertaraf internasional. Di Indonesia, produk mode Korea Selatan juga berkembang pesat berkat adanya film/drama dan K-pop yang memberikan pengaruh dalam gaya berbusana masyarakat Indonesia terutama kalangan remaja. Oleh karena itu, Indonesia mengadakan kerjasama dengan Korea Selatan untuk mengembangkan industri kreatif sub sektor modenya sedangkan Korea Selatan dapat memanfaatkan kerjasama ini sebagai sarana diplomasi publik. Penelitian ini menggunakan teori diplomasi publik yang di dalamnya terdapat berbagai instrumen untuk mengidentifikasi bentuk diplomasi publik yang dilakukan oleh negara, seperti: advocacy, broadcasting/cyber, kerjasama, public relation, diaspora, exchange, dan diplomasi budaya. Penelitian ini menerapkan metode penelitian kualitatif dan deskriptif untuk meneliti bentuk diplomasi publik Korea Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk diplomasi publik Korea Selatan yakni menggunakan diplomasi budaya. Diplomasi budaya tersebut diimplementasikan melalui pembentukan Young Creator Indonesia Fashion Institute (YCIFI) dan platform exchange melalui fashion show. Kata Kunci: diplomasi publik; korea selatan; diplomasi budaya; industri kreatif; sektor mode Abstract The cooperation of the South Korea-Indonesia creative industries has been carried out since the meeting between the Indonesian Ministry of Tourism and Creative Economy (Kemenparkraf) and South Korea MSIP (Ministry of Science, ICT and Future Planning) in 2013. The two countries then signed the memorandum of understanding in 2016. Through this Memorandum of Understanding, the two countries have collaborated in various sub-sectors, one of which is the fashion sub- sector. The South Korean fashion industry has succeeded in entering the global market through the massive Korean wave so that South Korean fashion products